oleh

Pasar di Bangkalan Abaikan Protokol Kesehatan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Di tengah tingginya Covid-19 di Bangkalan, protokol kesehatan tidak diterapkan secara ketat, khususnya di tempat yang ramai pengunjung, seperti pasar.  Pedagang maupun pembeli sama-sama mengabaikan anjuran untuk pakai masker dan cuci tangan. Padahal, di setiap pasar selalu disediakan tempat cuci tangan serta diberikan imbauan agar menggunakan masker.

“Kami sudah berikan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, ketika masuk ke dalam pasar,” jelas  Kepala Bidang (Kabid)Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Sumenep Sutanto .

Selain itu, pihaknya sudah mencoba mengecek suhu tubuh semua pengunjung pasar, namun banyak pengunjung pasar yang menolak.

“Sekarang masyarakat menolak jika suhu tubuhnya dicek, mungkin masyarakat takut,”  ungkapnya.

Ke depan, pihaknya mengaku akan lebih meningkatkan protokol kesehatan di setiap pasar, sebab pasar salah satu lumbung tempat berkumpulnya masyarat untuk melakukan transaksi jual beli.

“Ke depannya saya akan meningkatkan protokol kesehatan, namun masyarakat sekarang kalau diminta melaksanakan protokol kesehatan, selalu membantah,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung Pasar Socah, Mr mengaku sering lupa untuk memakai masker. Ia tidak bermaksud untuk melanggar protocol kesehatan untuk penanganan Covid-19.

“Sebenarnya kami tidak sengaja untuk melanggar peraturan pemerintah, namun kami sering lupa untuk menggunakan masker,” jelasnya, Minggu (28/6/2020)

Selain itu, ia mengaku tersiksa saat menggunakan masker. Sebab jika menggunakan masker selalu sesak nafas.

“Saya sebenarnya tidak biasa menggunakan masker, sehingga ketika menggunakan masker saya sering merasa sesak,” ungkapnya

Ketika ada imbauan untuk menggunakan masker, ia sering menggukan kerudung sebagai penutup mulut serta hidung.

“Kalau ada petugas pasar, saya sering menutup mulut serta hidung saya menggunakan ujung kerudung, lagian fungsinya sama menutup saluran udara,” jelas ibu tersebut. (sae/pai)

 

Komentar

News Feed