oleh

Pasar Hewan Aeng Sareh  Butuh Peningkatan Sarana

Kabarmadura.id/Sampang-Keberadaan Pasar Hewan Desa Aeng Sareh Kecamatan/Kabupaten Sampang memprihatinkan. Pasalnya, pasar yang ada di pinggiran kota sebelah barat itu pagarnya masih terbuat dari bambu, bahkan lapak milik para pedagang berdiri dengan menggunakan bahan seadanya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Disperindagprin Sampang, M. Rosul menuturkan, rencana pembangunan fasilitas pasar hewan yang baru di bangun tersebut memang benar, tetapi hingga saat ini tidak bisa direalisasikan.

Diakuinya, rencana pembangunan pada tahun 2021, hingga saat ini anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana di pasar hewan tersebut terbatas, adapun kebutuhan anggarannya cukup besar. Karena, pembangunan tersebut berjenis pagar pasar dan kios untuk pedagang.

“Rencana penambahan sarana dan sarana ia, dan itu dilakukan agar pedagang tidak berjualan sembarangan yang mengganggu penjualan hewan, namun tidak bisa dilakukan pembangunan tahun ini, bisa jadi tahun 2021 karena masih nunggu kucuran dana dari pusat,” ungkapnya, Selasa (22/9/2020).

Adapun fasilitas yang dibangun sebelumnya hanya berupa paving, pembangunan musala dan toilet. Sebab fasilitas itu lebih dibutuhkan oleh masyarakat. selain itu dilakukan pembangunan vaping terlebih dahulu agar pasar hewan tersebut tidak becek.

“Pembangunan itu masih baru, jadi untuk fasilitas yang ada hanya vaping, musala dan toilet, untuk lainnya bertahap,” imbuhnya.

Kendati demikian, pasar hewan tersebut juga salah satu sektor untuk menambah pendapatan ssli daerah (PAD), sehingga ketika pembangunan penambahan sarana dan prasarana itu terealisasi nantinya akan menambah pendapatan.

“Pasar hewan ini salah satu sumber PAD, jadi ketika fasilitasnya lengkap daya tarik masyarakat akan meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Majuri (37) salah satu pedagang sapi berharap pembangunan tersebut segera terealisasi, sebab pedagang banyak yang jualan di area tempat penjualan hewan, sehingga itu berpengaruh pada kelancaran penjualan saat hendak berjalan.

“ia benar, memang banyak pedagang yang jual di area penjualan hewan, jadi mohon segera diperbaiki,” singkatnya. (mal/mam)

Komentar

News Feed