oleh

Pasar Margalela Tidak Diminati Pedagang

Kabarmadura.id/Sampang-Pasar Margalela yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, tidak beroperasi dengan maksimal. Hal itu terjadi lantaran lokasi pasar tidak diminati oleh pedagang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Abd Hannan mengatakan, untuk dapat mengoperasikan pasar dengan maksimal, pihaknya harus mengalihkan pedagang yang ada di Pasar Srimangunan. Namun hal itu tidak bisa sekaligus, lantaran sampai saat ini penataan fasilitas masih belum rampung.

Selain itu dia mengaku, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah  (Bapelitbangda) Sampang, sudah melakukan kajian terkait konsep penataan pasar agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami tinggal penataan  yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan masyarakat, agar bisa menunjang perekonomian di Sampang,” ungkapnya, Rabu (8/7/2020).

Sementara itu, terkait renacana pengalihan pedagang di Pasar Srimangunan, dirinya mengaku harus melakukan itu lantaran kondisi pasar itu selama ini amburadul. Banyak pedagang yang berjualan di bibir jalan lantaran luas pasar tidak sebanding dengan jumlah pedagang.

“Kami tidak tahu kapan rencana itu terealisasi, sebab semuanya harus bertahap, dan sekarang kami masih tahap pendataan,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sampang Agus Husnul Yakin mengatakan, Pasar Margalela seharusnya sudah beroperasi, karena sudah berdiri sejak lama. Pihakanya menilai, sudah seharusnya pedagang yang ada di Pasar Srimangunan dipindah, karena banyak pedagang yang jualan di pinggir jalan.

“Pendataanya memang harus diperioritaskan pada warga yang ingin berusaha dan tidak punya usaha, agar sama-sama bisa berusaha,” tuturnya. (mal/pin)

 

Komentar

News Feed