oleh

Pasien Covid-19 Pamekasan Didominasi Usia di Bawah 50 Tahun

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Kabupaten Pamekasan kembali menambah koleksi pasien terkonfirmasi terinfeksi Covid-19.Kini jumlah total pasien yang dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 sebanyak 28 orang, jumlah tersebut sesuai dengan data yang telah diperbarui oleh Tim Gugus Tugas Jawa Timur.

Kepala Bagain (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Pamekasan Sigit Priyono merinci, terdapat 8 tambahan pasien terinfeksi Covid-19, semuanya rata-rata masih usia produktif dan di bawah usia 50 tahun.

Mereka sebagian besar dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo (SMart). Yang dirawat di RSUD SMart itu, antara lain perempuan berusia 42 tahun asal Kecamatan Tlanakan, berinisial AA dan hanya merupakan ibu rumah tangga, kemudian R,laki-laki usia 39 tahun asal Kangenanyang berprofesi sebagai sopir.

Selain itu, terdapatperempuanberinisial Mberusia66 tahun asal Pademawu dan merupakan pedagang pasar Kolpajung, kemudian RN,laki-laki usia 33 tahun, ia berasal dari Pamekasan dan dirawat isolasi di rumah sakit dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya, dia berprofesi sebagai pegawai.

Kemudian seorang laki-laki berusia 49 tahun asal Pegantenan tengah. Dia merupakan TKI dari Malaysia, dan TJ, laki-laki usia 46 tahun asal Tlanakan yang berprofesi sebagai driver ojek online di Surabaya.

Sedangkan yang dirawat di RSUD Waru, adalah ibu rumah tangga berinisialSF dengan usia 56 tahun asal Pamekasan. Yang terakhir yaitu laki-laki berusia 72 tahun asal Desa Branta, dan telah meninggal sebelumnya.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD SMart Pamekasan dr. Syaiful Hidayat menjelaskan, pihaknya menerima tambahan pasien sebanyak 5 orang, dan sebelumnya sempat memulangkan seorang pasien karena dinyatakan sembuh. Pasien yang dinyatakan bersih dari Covid-19 dari hasil PCR tersebut adalah SA dariLarangan Badung.

Mengenai banyaknya usia di bawah 50 tahun yang terinfeksi Covid-19, menurut Syaiful, imun tubuh tidak cukup menjadi benteng perlawanan dari Covid-19.Bahkan dia menyebut, imun tubuh manusia dikatakan lemah jika orang tersebut meninggal, jika tidak meninggal, maka imun tubuhnya masih kuat.

Sehingga dia mengimbau agar masyarakat waspada dan selalu mengikuti protokol kesehatan Covid-19 agar terhindar dari penularannya.Sebab, virus ini menurutnya tidak memandang target, meski dia tidak mengelak bahwa usia tua memiliki risiko lebih buruk jika tertular virus tersebut.

“Siapa saja bisa tertular, ini tidak pandang usia, makanya jaga kesehatan, jaga kebersihan, selalu ikuti protokol kesehatan Covid-19, agar bisa terhindar dari virus,” ujarnya.(ali/waw)

Komentar

News Feed