Pasien OTG Bakal Dijemput, Pemkab Bangkalan Siapkan Ruang Isolasi Baru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) ISOLASI: Petugas dari tenaga kesehatan yang memakai APD mengkroscek hasil swab.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Perkembangan sebaran covid-19 yang semakin masif setelah tahun baru. Membuat pasien yang terinfeksi Covid-19 juga bertambah. Totalnya per-tanggal 9 Januari ada 238 pasien yang masih dirawat.

Dengan banyaknya pasien itu, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berencana akan menjemput pasien dengan status orang tanpa gejala (OTG) untuk isolasi di lokasi yang telah disediakan. Hal itu dilakukan untuk menekan adanya kluster baru dari keluarga dan kluster transmisi.

Bacaan Lainnya

Kepala Polres Bangkalan AKBP Didik Hariyanta menyampaikan, pihaknya ingin pasien bisa dirawat di rumah karantina. Dia meminta, pasien yang berstatus OTG untuk mau menempati Balai Diklat milik BKPSDA dan Balai Latihan Kerja milik Dispernaker.

“Yang terutama bagi pasien yang belum sembuh untuk memenuhi menempati dua rumah karantina tersebut,” ujarnya.

Katanya, dia sudah melakukan survey kedua tempat tersebut, rumah karantina yang disediakan Pemkab Bangkalan masih layak ditempati. Dia juga meminta, kesadaran masyarakat untuk mau dipindahkan dari isolasi mandiri di rumah ke rumah karantina.

“Agar wabah ini bisa kami kendalikan dan tidak menambah kluster baru,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo menuturkan, ada 89 tempat tidur yang telah disediakan untuk isolasi pasien OTG. Dimana 89 tempat tersebut terbagi di dua tempat, yakni di Balai Diklat ada 25 kamar yang bisa dihuni oleh 25 pasien.

“Kecuali jika pasiennya satu keluarga. Jadi satu kamar itu disiapkan untuk dua orang dengan dua tempat tidur,” paparnya.

Kata Yoyok (sapaan akrabnya), fasilitas yang telah disediakan juga telah lengkap. Seperti AC, televisi dan kamar mandi dalam untuk ruang A. Kemudian ada ruang B yang satu ruangannya terdapat 8 kamar tidur.

“Jika dimaksimalkan di Balai Diklat bisa mencakup 49 pasien,” tuturnya.

Sedangkan di Balai Latihan Kerja telah disiapkan 20 kamar. Dengan tempat tidur sebanyak 40 orang. Mantan Kepala Puskesmas Blega ini berharap agar pasien OTG tidak khawatir jika melakukan isolasi di rumah karantina.

“Rencananya memang akan kami tambah ruangannya, tapi masih kami bicarakan. Belum final,” ungkapnya.

Diketahui, pasien yang terinfeksi covid-19 dengan total pasien kumulatif sebanyak 1.140 orang. Sedangkan yang sembuh ada 799 pasien dan meninggal 103 orang.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiani menuturkan, saat ini ruangan unit gawat darurat (UGD) dipenuhi oleh pasien yang terinfeksi Covid-19. Dia memaparkan, juga sampai melakukan stop pelayanan karena banyaknya pasien yang masuk rumah sakit.

“Kami sampai kebanyakan pasien, UGD sampai penuh,” pungkasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *