oleh

Pastikan Kualitas Pengerjaan, Gubernur Jatim Tinjau Dermaga Dungkek

KABARMADURA.ID, SUMENEP, DUNGKEK-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi Dermaga Dungkek, Minggu (7/3/2021). Peninjauan itu dalam rangka memastikan pengerjaan proyek dermaga sesuai regulasi. Dermaga menuju Gili Iyang itu, diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat serta bisa menjadi sarana dalam meningkatkan perekonomian.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berjanji, akan melakukan berbagai upaya dalam percepatan perekonomian di Kota Keris. Terutama dalam percepatan sejumlah pembangunan pelabuhan.

“Kami akan berupaya untuk lebih meningkatkan perekonomian khususnya yang berkaitan dengan wisata,” katanya, Minggu (7/3/2021).

Dia melanjutkan, dengan selesainya Dermaga Dungkek akan terus melakukan percepatan laju perekonomian perjalanan menuju kepulauan.

“Alhamdulillah saat ini Dermaga Dungkek mulai dapat dirasakan dan menjadi akses menuju kepulauan khususnya ke Gili Iyang,” tuturnya.

Gubernur perempuan pertama di Provinsi Jawa Timur itu menyampaikan, revitalisasi pengembangan infrastruktur pelabuhan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kualitas ekonomi di kepulauan Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Pengembangan infrastruktur merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memaksimalkan layanan publik, utamanya untuk meningkatkan kualitas kinerja ekonomi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Dadang Dedi Iskandar mengatakan, pengerjaan Dermaga Dungkek sudah sudah sesuai prosedur. Bahkan, pengawasan sudah dilakukan secara bergantian dalam setiap harinya.

“Kami berharap, segera dimanfaatkan khususnya penduduk Sumenep. Bahkan, luar Sumenep hingga luar Madura,” ucapnya.

Diketahui, berdasarkan pengumuman lelang di LPSE Sumenep. Yakni, nilai pagu paket Rp41.650.000.000,00 nilai HPS Paket Rp 41.649.978.478,74. Dana tersebut sudah digunakan semua, saat ini ditambahkan anggaran Rp1,6 miliar untuk penyelesaian.

“Dana itu bersumber dari BK senilai Rp60 miliar selebihnya diperuntukkan untuk pembangunan Dermaga Gili Iyang,”ucap dia.

Dijelaskan, Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Ramadan. Anggaran yang bersumber dari Provinsi Jawa Timur yang dihibahkan pada Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Lebar Dermaga Dungkek seluas 7 meter ditambah 140 meter dari pelabuhan lama. Pengerjaan saat ini sudah selesai. Tapi, butuh penambahan fasilitas,” ucapnya.

Diketahui, Dermaga itu nantinya dipergunakan untuk multi fungsi. Diantaranya untuk kapal-kapal yang hendak menuju ke Pulau Kangean, Sapudi, dan jurusan Ra’as termasuk akan difungsikan untuk pariwisata dan pengengembangan perekonomian.

“Pembangunan itu diproyeksikan menjadi pelabuhan berstandar nasional. Mengingat, Pelabuhan Dungkek itu juga akan menjadi akses menuju wisata oksigen di Gili Iyang,” pungkasnya. (imd/mam)

Komentar

News Feed