oleh

Pastikan Pengerukan Sungai Senilai Rp1,8 M Tidak Fiktif

Kabarmadura.id./Pamekasan– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pamekasan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan pengerukan sungai di Dusun Capak, Desa Pandan, Kecamatan Galis. Sidak itu, untuk memastikan pembangunan yang  menghabisakan anggaran Rp1,8 milliar itu tidak fiktif.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ismail mengatakan, sidak serupa akan terus dilakukan oleh pihaknya, sebab hal itu merupakan tugas dan fusngsi legislatif untuk melakukan pengawasan terhadap pembangunan di Kabupaten Gerbang Salam.

“Dari empat titik yang dilakukan sidak, yang paling penting adalah pengerukan sungai di area tambak garam itu,” paparnya, Selasa (14/1/2020).

Mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu mengungkapkan, sebelum dilakukan pengerukan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, di area tersebut sering terjadi banjir yang mengakibatkan rumah warga tergenang air.

Dengan demikian, Pemkab Pamekasan melakukan pengerukan sungai sepanjang 3,2 kilometer dengan anggaran senilai Rp1,8 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Saat melakukan sidak, pihaknya menemukan ketimpangan pada penganggaran. Sebab, di area tersebut juga mengalami kekurangan infrastruktur, berupa jembatan. Dirinya menemui jembatan yang terbuat dari bambu yang digunakan masyarakat untuk mengangkut  garam.

“Jika itu dilewati akan ambruk, jadi tadi saya minta untuk segera dilakukan penganggaran,” tandasnya. (rul/pin)

Komentar

News Feed