PC NU Sampang Sebut Salam Antar Umat Agama Sebagai Pengayoman

  • Whatsapp
RESPONSIF: Respon PCNU Sampang perbolehkan menggunakan salam antar agama untuk pejabat dalam sambutanya.

Kabarmadura.id/Sampang-Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang larangan pejabat menggunakan salam antar agama saat sambutan, menuai polemik di berbagai kalangan. Tidak terkecuali di kalangan warga nahdliyin di Kabupaten Sampang.

Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang Mahrus Zamroni menyampaikan, pejabat merupakan seseorang yang hendak mengayomi setiap bawahannya yang memiliki keyakinan berbeda-beda, bukan hanya mengayomi orang muslim.

Oleh karena itu, pihaknya menilai, ucapan salam antar agama diperbolehkan dengan kondisi dan situasi tertentu, hal itu tidak lain untuk saling merangkul antara satu sama lain demi persatuan bangsa.

Bahkan menurutnya, berdasarkan dari hasil bahtsul masail yang diadakan oleh Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, tidak melarang akan salam lintas agama yang digunakan oleh pejabat saat sambutan.

“Pejabat itu adalah seseorang yang mengayomi bawahannya, hal itu bukan hanya umat muslim, melainkan non muslim, dan hal itu diperbolehkan sesuai dari hasil bathsul masail,” katanya, kemarin (13/11)

Pihaknya juga menyampaikan, untuk ucapan selam anatar agama itu tidak lain untuk menghindari perpecahan antar agama, namun untuk sesama umat muslim tetap diutamakan mengucapkan kalimat salam wajib, atau diikuti dengan salam nasional, atau salam penyambutan.

“Salam antar agama diperbolehkan untuk menghindari perpecahan, tetapi untuk umat muslim tetap diharuskan menggunakan kalimat assalamualaikum,” imbuhnya

Sebelumnya, MUI Jawa Timur mengimbau umat islam dan para pemangku kebijakan atau pejabat, untuk menghindari salam antar agama di waktu membuka atau sambutan acara resmi.

Imbauan tersebut termaktub dalam surat edaran No.110/MUI/JTM/2019 yang ditandatangani oleh Ketua MUI Jatim KH.Abdusshomad Buchori dan sekretaris Umum Ainul Yakin.

Dalam surat itu berisikan, MUI Jatim menyatakan bahwa mengucapkan salam semua agama merupakan sesuatu yang bid’ah dan mengandung nilai subhat, hal itu patut untuk dihindari oleh umat Islam. (km49/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *