PCC dan Mobil Sigap Disiagakan di 12 Venue MTQ XXIX Jatim

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) SIAGA: PCC mobil sehat sigap akan disiagakan di seluruh tempat penginapan dan di masing-masing venue MTQ.

KABARMADURA.ID | PAMEKASANPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah menyusun persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Jawa Timur (Jatim) dengan matang. Salah satunya mewajibkan seluruh seluruh kafilah divaksin sebelum mengikuti rangkaian MTQ.

“Seluruh kafilah dan tamu harus membawa hasil rapid antigen negatif untuk memastikan mereka datang ke Pamekasan dalam keadaan sehat tidak terpapar Covid-19,” ucap Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Achmad Marsuki.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pihaknya akan memfasilitasi para tamu dan kafilah dengan Pamekasan Call Care (PCC). Stiker PCC akan dipasang di seluruh tempat penginapan dan seluruh venue. Setiap tamu dan anggota kafilah yang mengalami gangguan kesehatan dapat langsung menghubungi PCC untuk segera mendapat penanganan.

“Jadi tinggal pencet nomor telepon PCC, kami segera bergerak menjemput mereka untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami,” tambah Marsuki.

Tiga unit mobil sehat sigap berikut petugas kesehatan akan disiapkan saat acara pembukaan dan penutupan MTQ XXIX Jatim. Di masing-masing venue, juga akan disiapkan satu unit mobil sigap untuk berjaga-jaga terjadinya peristiwa yang memerlukan pertolongan segera.  Seluruh tempat penginapan akan disediakan fasilitas PCC.

Tidak hanya itu, pada saat pembukaan, pihaknya menyiapkan tim screening, tim swaber, dan tim pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK). Hal yang sama juga dilakukan saat penutupan MTQ. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kejadian tidak terduga yang menimpa kafilah. Seperti kecapean dan gangguan kesehatan lainnya.

Marsuki menambahkan, tim screening, swaber, an PPPK juga disiagakan di seluruh venue. Bahkan, setiap tiga hari, pihaknya melakukan swab dan pemeriksaan rapid untuk memastikan seluruh tamu dan kafilah selalu dalam keadaan sehat dan tidak terpapar Covid-19. Tujuannya agar para tamu dan kafilah pulang ke daerah asal dalam keadaan sehat.

“Kami sudah menyiapkan petugas dari kalangan dokter, perawat, dan tim swaber yang akan memeriksa hasil laboratorium mereka,” jelas Marsuki.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *