oleh

PDT Dimatikan, Bapenda Bangkalan Ancam Cabut Izin Usaha

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Penerapan pemasangan tapping box dan portable data terminal (PDT) masih belum efektif. Faktanya masih separuh PDT yang dimatikan. Hal tersebut diakui oleh Kepala Bidang Pajak dan Retribusi II Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan Erni Mardiani.

“Di Bangkalan ada 43 tapping box dan PDT yang terpasang. Tapi hampir separuhnya dimatikan setelah kami kroscek,” katanya.

Lanjut Erni, jika alat itu dimatikan otomatis akan mengurangi setoran. Sebab, hasil transaksi tidak tercatat di tapping box dan PDT. Saat di konfirmasi kepada pemilik restoran maupun hotel, kata Erni, banyak pemilik rumah makan mengaku karena sepi pelanggan akibat wabah Covid-19.

“Selain sepi pelanggan, banyak rumah makan yang kami pasangi PDT tutup akibat wabah Covid-19,” ujarnya.

Mematikan alat yang seharusnya digunakan sebagai merekam data transaksi usaha tersebut, Erni menuturkan, tentunya ada sanksi. Sanksi tersebut berupa teguran hingga dicabutnya izin usaha jika masih dimatikan. Namun, selama wabah Covid-19 sementara dengan sanksi teguran lisan.

“Sementara tidak sampai kami cabut izinnya, masih kami toleransi. Karena kami juga menyadari sekarang ini masih wabah Covid-19, belum banyak pelanggan yang kembali datang,” tuturnya.

Erni menambahkan, agar ada kesadaran bagi pemilik usaha untuk tidak mematikan alat tersebut. Pihaknya melakukan pemantauan setiap hari transaksi yang tercatat di tapping box dan PDT. Selain itu, dia menargetkan, untuk tahun ini bisa menambah pemasangan tapping box dan PDT.

“Kami targetnya pemasangan 50 tapping box dan PDT. Sekarang kurang 7 usaha yang belum kami pasang. Tahun ini kami targetkan sudah terpasang semua,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Rokib meminta, agar ada kesadaran dari pelaku usaha yang dipasangi alat tersebut. Selain itu semua tapping box dan PDT bisa dinyalakan ketika usahanya sudah dibuka. Sehingga target capaian pajak bisa terpenuhi.

“Jangan sampai izin usahanya dicabut dulu baru aktif menyalakan tapping box dan PDT-nya. Tapi saya harap jangan dicabut izinnya,” pungkasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed