PDU Dibiarkan Terbengkalai, DLH Sumenep Beralasan Terkendala Akses Jalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) SAMPAH: Diakui sangat sulit teratasi apalagi sarana penunjang tidak kunjung dibenahi.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pembangunan pusat daur ulang (PDU) sampah di Kecamatan Batuan sampai tahun ini masih gagal difungsikan. Kendati keberadaannya terbengkalai namun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep sudah  angkat tangan untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Sumenep Ernawan Utomo menyampaikan, bukan hanya fisik PDU yang terbengkalai, namun juga sarana penunjang lainnya juga tidak diperhatikan.

Bacaan Lainnya

“Tetapi kami coba akan perjuangkan melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti, soalnya itu dulu sudah. Tetapi cuman pengusulan belum bisa dipastikan,” katanya, Selasa (6/7/2021).

Meski pembangunan itu digadang-gadang sejak tahun 2019 dan pernah dianggarkan sebesar Rp1,29 miliar, bahkan sebagian sudah dikerjakan tetapi berhubung masih banyak pertimbangan maka untuk sementara waktu tidak ditindaklanjuti.

Dijelaskannya, salah satu pertimbangannya adalah akses jalan menuju ke lokasi PDU masih diperlukan pembenahan-pembenahan, artinya jika akses tempuhnya kurang layak maka ketika dipaksakan dioperasikan maka tidak akan berjalan secara maksimal. Selain itu yang menjadi pertimbangan biaya operasional atau pemberdayaan masyarakat yang sudah bekerja di sana nantinya.

“Anggaran sekarang terbatas, masih dimaksimalkan ke penanganan Covid-19. Jadi untuk yang tempat penampungan sampah sudah belakangan dulu,” imbuhnya.

Meskipun secara legalitas belum mempunyai lembaga khusus pengelolaan sampah. Maka dari itu, PDU yang satu-satunya baru selesai dibangun itu nanti bisa memberdayakan masyarakat sekitarnya.

“Untuk sementara tidak kepikiran untuk dijadikan ladang bisnis masih, tetapi kalau memang sudah produksi pupuk misalnya, maka akan dibagi-bagikan secara gratis nanti, dan itu juga bisa dikategorikan sebagai memberdayakan masyarakat sekitar juga,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *