Pedagang di Pasar Srimangunan Overload

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) RELOKASI: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, terkesan membiarkan pedagang di Pasar Srimangunan overload.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Keberadaan para pedagang di Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang, kian membludak. Bahkan, kondisi pedagang di pasar tersebut mengalami overload. Hanya saja, belum ada rencana pengelolaan secara maksimal dari pemerintah. Seperti, relokasi pedagang ke Pasar Margalela.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Sampang, Mohammad Rasul mengakui,  pedagang yang berada di Pasar Srimangunan memang mengalami overload.

Bacaan Lainnya

Bahkan, kondisi pedagang yang mengalami overload, tidak hanya terjadi di Pasar Srimangunan. Akan tetapi, hampir terjadi di semua pasar yang ada di Kabupaten Sampang. Sebab,  selain dari fasilitas yang tidak memadai, pedagang memaksa tetap jualan.

“Semua pasar overload, tapi mau bagaimana. Dan untuk rencana perpindahan pedagang itu belum ada,” katanya, Senin (15/2/2021).

Kendati demikian, kata Rasul, untuk melakukan perpindahan pedagang ke Pasar Margalela butuh waktu yang lama. Karena, harus sosialisasi kepada pedagang, dan itupun tidak mudah diterima. Disinggung, mengenai kelayakan Pasar Margalela untuk ditempati, dirinya mengaku sangat layak.

Sementara itu, Pedagang Pasar Srimangunan, Sumiyati mengatakan, jualan di pinggir jalan pintu masuk lantai bawah, lantaran tidak mempunyai lokasi kios. Sehingga, terpaksa jualan meski sebatas lesehan.

“Saya jualan serabutan, seperti bawang, cabe dan dari dulu memang disini,” responnya  singkat. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *