Pedagang Keluhkan Sepinya Pasar Anom Blok A Lantai 2, Ini Kata BPRS Bhakti Sumekar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Razin) BERALIH FUNGSI: Salah satu kios dijadikan tempat tidur.

Kabarmadura.id/Sumenep-Blok A Pasar Anom Sumenep, khususnya lantai 2 masih sepi pembeli. Akibatnya, pedagang mengalami kerugian. Padahal, mereka tidak ditarik uang sewa kios pada tahun pertama.

Salah satu pedagang, Raihanah (nama samaran) mengatakan, meskipun tidak ada ongkos sewa di tahun pertama membuatnya berpikir keras untuk memperpanjang kontrak di tahun selanjutnya.

Bacaan Lainnya

“Wah gak tahu kalau nanti sudah ada sewanya. Karena jujur untuk saat ini mungkin saya masih tetap bisa bertahan di blok sini, tetapi rencana sudah ada untuk membuka di daerah lain. Di sini (Pasar Anom Blok A lantai ll, red.) sepi,” ungkapnya, Kamis (11/6/2020).

Untuk itu, perempuan yang berasal dari Kecamatan Lenteng itu menceritakan, seandainya masih dibebani uang sewa, maka akan mengalami kerugian. Sebab, transaksi terbanyak di tokonya sekitar 9 kali, dengan omzet rata-rata  Rp200-500 ribu per hari. Apalagi, ia harus menggaji karyawan yang menjaga tokonya.

“Sepi sekali di sini. Sekarang masih cukup untuk bayar gaji karyawan, tapi tidak tahu nanti kalau harus sewa,” imbuhnya.

Karena itu, tidak heran jika banyak pedagang yang enggan menempati kios tersebut walaupun digratiskan. Berdasarkan pantauan Kabar Madura, kondisi pasar yang berisi sekitar 100 blok dan yang dibangun dengan pendanaan dari BPRS Bhakti Sumekar tersebut.

Menanggapi persoalan itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko yang juga penanggung jawab pasar tersebut mengatakan, untuk keadaan kondisi pasar khususnya Blok A lantai ll silakan ditanyakan langsung ke pihak pedagang yang masih betah.

Karena memang sejauh ini pihaknya mengaku sudah memberikan solusi terkait dengan persoalan pasar, terutama dengan tidak menarik sewa kios dari pedagang.

“Gini saja, kalau persoalan pasar kamu tanyakan ke pedagang saja jangan tanya ke saya,” ujarnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *