Pedagang Kesal, Penataan Pasar Margalela Sampang Ditunda

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MANDEK- Rencana penataan ulang Pasar Margalela Sampang, masih menunggu realisasi dari tim khusus. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Rencana penataan ulang Pasar Margalela di Jalan Syamsul Arifin terhenti. Akibatnya, sejumlah pedagang mengaku semakin di rugikan. Sebab, janji penataan ulang dan relokasi pedagang di Pasar Srimangunan sebelum ramadan melenceng. Padahal, sebelumnya sudah dilakukan pembentukan tim khusus.

Tim itu yang bertugas melakukan dan melaksanakan konsep Pasar Margalela. Namun, rencana itu tidak terealisasi. Ali, salah satu pedagang yang ditemui di Pasar Margalela mengaku semakin dirugikan. Sebab, adanya rencana penataan ulang sudah ramai. Sehingga, pengunjung  semakin sedikit. Bahkan, nyaris tidak ada pengunjung di Pasar Margalela.

Bacaan Lainnya

“Semantara sampai saat ini tidak ada penataan ulang. Masyarakat sudah kadung tahu bahwa pasar ini ditutup dan akan ditata ulang. Akibatnya kami yang dirugikan,” kesalnya, Minggu (9/5/2021).

Dia mengungkapkan, sebelumnya sempat ada upaya pengosongan total pedagang di Pasar Margalela. Dengan alasan mau ditata ulang. Sementara, pemerintah tidak memberikan solusi tempat kepada pedagang yang masih aktif. Akibatnya, banyak pedagang yang tetap bertahan di lokasi.

“Ternyata sampai sekarang penataan ulang tidak dilakukan. Sehingga, jika sejumlah pedagang pindah dan mengosongkan maka akan lebih sulit. Sebab tidak ada tempat yang disediakan untuk kami saat itu,” paparnya.

Dia mengaku beruntung sempat ada upaya lobi dari paguyuban Pasar Margalela. Sehingga pedagang masih diizinkan berjualan. Jika tidak, maka nasib pedagang terbengkalai. Sebab terbukti, alasan penataan ulang tidak segera terselesaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Sampang Suhartini Kaptiati mengaku konsep Margalela memang sudah siap. Hanya saja, rencana penataan ulang masih ditunda. “Kami menunggu perintah selanjutnya. Perintah sebelumnya sudah kami lakukan, sehingga sempat ada upaya pengosongan,” responnya.

Dia menegaskan, jika tim penataan ulang sudah terbentuk. Selanjutnya, adalah tugas mereka untuk merealisasikan penataan ulang. “Mau dibentuk seperti apa Pasar Margalela itu sudah keputusan tim. Kami hanya memfasilitasi. Jadi untuk realisasinya masih menunggu,” tegasnya. (man/ito)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *