Pedagang Pasar Manding Mogok, Disperindag Anggap Wajar

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep belum mengambil sikap terkait mogoknya para pedagang di Pasar Manding. Pemogokan pedagang diketahui sebagai respons terhadap menurunnya omzet pedagang selama proses pembangunan berlangsung.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Sumenep, R. Abd. Said mengatakan, pembangunan pasar Manding merupakan satu dari  lima titik rencana renovasi pasar tahun ini. Ia mengakui, memang dalam setiap kebijakan pasti melahirkan dua sisi yang bertentangan.

“Repot memang, ketika tidak diperbaiki pemerintah kurang perhatian, ketika diperbaiki masih keliru. Memang sudah biasa di masyarakat seperti itu, yang penting tujuan kami baik,” katanya, kemarin (16/7).

Termasuk relokasi untuk menempatan pedagang memang menjadi bahan pertimbangannya, sehingga jika masih ada polemik yang menghiasinya hal itu merupakan hal yang lumrah, termasuk mogoknya pedagang.

“Kalau pas mogok karena itu kayaknya gimana, itu mungkin karena musim tembakau, jadi masyarakat mencari penghasilan dari tembakau,” imbuhnya.

Sementara salah seorang pedagang atas nama Fatimah menyebutkan, memang  selama masa pembangunan pasar tersebut ada dampak terhadap hasil jualannya.

“Mungkin akan normal kembali setelah pasar ini selesai,” katanya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *