Peduli Kebersihan Lingkungan, DLH Pamekasan Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata dan Desa atau Kelurahan Berseri

News110 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata dan Desa atau Kelurahan Berseri dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Penerimaan penghargaan dilaksanakan di Batalyon Armed 1 Malang, Senin (4/9/2023). 

Sedikitnya, ada lima sekolah penerima penghargaan. Masing-masing, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lembung Kecamatan Galis, SDN Karang Anyar I Kecamatan Proppo, SDN Larangan Dalam 2 Kecamatan Larangan, SDN Jalmak 1 dan SDN Nyalabu Laok 2 Pamekasan. 

Sedangkan untuk tiga desa dan kelurahan yang mendapatkan predikat Desa Berseri meliputi, Kelurahan Patemon mendapat Kategori Mandiri, Kelurahan Barurambat Kota kategori Madya dan Desa Pagendingan dengan Kategori Pratama. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Supriyanto mengatakan, prestasi yang sudah dicapai dari sekolah, desa dan kelurahan merupakan buah dari kerjasama semua pihak dalam memperhatikan kebersihan lingkungan. 

Baca Juga:  Diskan Sampang Komitmen Tingkatkan SDM Pembudidaya Ikan

Namun, sebelum diikutsertakan ke tingkat provinsi, terlebih dulu mendapat penilaian di tingkat kabupaten. Sehingga sangat bersyukur terhadap penghargaan yang sudah dicapai. Bahkan berharap, capaian prestasi lima sekolah nantinya bisa menginspirasi sekolah lainya. 

“Begitu pula dengan capaian prestasi tingkat desa dan kelurahan. Agar nantinya bisa menginspirasi untuk optimal menjaga lingkungan. Kami hanya memberikan pembinaan terhadap pentingnya lingkungan sekolah, budaya sekolah, kebijakan sekolah untuk pengawasan lingkungan yang bersih dan asri, kalau desa dan kelurahan hampir sama, jadi sama-sama berkaitan dengan lingkungan,” ujarnya kepada Kabar Madura.  

Pihaknya menuturkan, penghargaan dari sekolah, desa dan kelurahan tidak hanya dipersiapkan dan dikerjakan ketika mengikuti perlombaan. Akan tetapi bisa dilakukan secara kontinyu, agar lingkungan bersih dan asri serta sampahnya bisa terkelola dengan baik. Tujuannya, demi keberlangsungan kehidupan di lingkungan yang sehat. 

Baca Juga:  Disporapar Pamekasan Akui Sulit Capai Target PAD Sektor Wisata 

“Jadi adanya sampah ini bisa diolah, dijadikan pupuk organik maupun kerajinan yang bisa memberdayakan lingkungan sekitarnya. Nanti kami akan terus lakukan pembinaan, agar mereka mampu bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.  

Pihaknya menginginkan, prestasi yang sudah diraih dari sekolah, kelurahan dan desa bisa terus dipertahankan. Sehingga nantinya mampu berimbas terhadap lingkungannya, terlebih mampu memperoleh prestasi di level nasional. 

“Kami tidak ingin setelah memperoleh predikat Adiwiyata, Desa dan Kelurahan Berseri tidak bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai, terpenting itu, budaya masyarakatnya dan budaya sekolahnya dijaga dengan baik,” harapnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *