oleh

Pegawai TU Terinfeksi Covid-19, Kegiatan Sekolah Tetap Jalan

Kabarmadura.id/Sampang-Setelah 7 pegawai dari salah satu sekolah di Kecamatan Torjun reaktif Covid-19 hasil rapid test, satu di antaranya dinyatakan terinfeksi Covid-19 usai di-swab test. Kendati begitu, hasil pemeriksaan kesehatan itu tidak lantas menghentikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang diuji coba.

Satu orang yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 itu bertugas sebagai pagawai tata usaha (TU). Sedangkan enam lainnya dinyatakan negatif.

Setelah dilacak, pegawai TU itu tidak bertatap langsung dengan siswa, jadi tidak harus menghentikan kegiatan sekolah. Pengecuailan atau penghentian kegiatan sekolah dapat terjadi jika yang terinfeksi Covid-19 adalah seorang guru. Namun penerapan protokol kesehatan tetap diperketat.

“Jadi tidak usah ditutup sementara,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sampang Nor Alam, Minggu (20/9/2020).

Pegawai TU yang terinfeksi Covid-19 akan dilakukan tes swab kedua. Diperkirakan, tes swab kedua tersebut akan keluar dalam pekan ini. Untuk memastikan dan memantau kondisi kesehatannya, pegawai TU itu masih menjalani isolasi mandiri.

“Kami akan tes swab kedua, dan untuk sekarang pegawai TU itu diisolasi meski kondisi badannya tidak sakit,” imbuhnya.

Nor Alam membantah terkait informasi yang beredar bahwa ada guru selain di Kecamatan Torjun ada yang reaktif Covid-19 hasil rapid test.

“Hanya di Torjun yang reaktif, untuk lainnya tidak ada, termasuk di Kecamatan Tambelangan itu,” pungkasnya. (mal/waw)

Sebelumnya, setelah diuji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diterapkan mulai (24/8) untuk tiga kecamatan, terdapat 7 pegawai dari salah satu sekolah di Kecamatan Torjun reaktif Covid-19.

Pasalnya, setelah dilakukan tes swab, dari tujuh yang reaktif tersebut

Komentar

News Feed