Pejabat Bangkalan yang Terinfeksi Bakal Diswab Ulang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) SWAB LAGI: Pejabat daerah Bangkalan yang diambil sampelnya di pendopo beberapa waktu lalu.

KABARMADURA.ID BANGKALAN-Usai swab massal kepada pejabat daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan beberapa waktu lalu, diketahui, hasilnya ada 8 kepala dinas, 2 kepala bagian dan 1 camat terinfeksi Covid-19. Untuk memastikan 11 aparatur sipil negara (ASN) Bangkalan itu, pihak Satgas Covid-19 bakal melakukan swab ulang.

Kemungkinan swab ulang tersebut akan dilakukan dalam pekan ini. Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein menyampaikan, semua pejabat yang hasilnya terinfeksi virus tersebut, wajib isolasi mandiri (isman) atau berada di Balai Diklat milik BKPSDA Bangkalan.

“Kalau isman wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP),” katanya, Minggu (17/1/2020).

Mengenai swab ulang tersebut, dia menuturkan, tes swab kembali guna mengetahui perkembangan hasil isolasi mandiri yang telah dijalani. Selain langkah tersebut di atas, Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan akan memperketat kembali penerapan protokol kesehatan (protkes) melalui Unit Satgas Penanganan Covid-19 yang ada di setiap kantor.

“Semua kegiatan perkantoran khususnya di OPD yang kepala dinasnya terinfeksi dihentikan sementara selama 5 hari ,” tuturnya. 

Namun, Agus menyampaikan, para pejabat yang terinfeksi Covid-19 bisa melakukan swab mandiri di laboratorium yang dituju. Tetapi hasilnya harus dilaporkan kepada Tim Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan.

“Semua pejabat yang terinfeksi hasil swab massal kemarin itu statusnya orang tanpa gejala (OTG),” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Mohni mengungkapkan, usai mendengar hasil swab massal kepada Forkopimda dan ASN yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik, dia telah memerintahkan kepada Satgas Covid-19 memberikan informasi kepada yang bersangkutan untuk segera menjalani isolasi mandiri.

“Saya sudah pesan kepada Satgas, yang terinfeksi tolong diberikan pesan pribadi melalui seluler agar melakukan isolasi mandiri,” tukasnya.

Diketahui, 11 pejabat yang terinfeksi adalah kepala Dispusip, kepala Disdik, kepala Diskan, kepala Bappeda, kepala Dispenduk, kepala DLH, kepala DKB dan PPPA, kepala DPRKP, kabag Perencanaan dan Keuangan, kabag Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Bangkalan dan camat Kokop. (ina/waw) 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *