Pekerjaan KIHT Tahap II Mendapat Atensi Dewan

(FOTO: KM/MOH RAZIN) KEMBALI DIBANGUN: Pembangunan KIHT pada awal tahun 2022 masih belum rampung.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali berkesempatan untuk melanjutkan pembangunan gedung untuk kawasan industri hasil tembakau (KIHT). Namun, hingga saat ini masih belum menemukan ancang-ancang akan bentuk pembangunan tersebut.

Pada tahap pertama anggarannya tembus Rp10 miliar, anggaran itu bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Semntara tahap kedua kembali dianggarkan kurang lebih sekitar Rp6 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Dinas Koperasi, Usaha  Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan PP) Sumenep Agus Eka Hariyadi menjelaskan, tahapan pembangunan KHIT masih belum proses perencanaan.

Bacaan Lainnya

“Masih belum tahu, apa atau bagian mana yang harus ditambah tahun ini, kami belum merancang, tetapi yang pasti bakal dibangun lagi tahun ini,” katanya.

Seperti diketahui, jika pembangunan tidak selesai maka akan dilanjutkan tahun ini. Sebab, pembangunan KIHT ini akan berbentuk kawasan khusus. Usaha-usaha rokok lokal akan disatukan di tempat tersebut. Tujuan KHIT untuk memberantas produksi rokok ilegal.

Sementara itu, Ketua Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep H Subaidi menyampaikan, proses pekerjaan harus profesional. Sebab, itu sudah melalui perjanjian atau kontrak kerja, sehingga pihak dinas yang bertugas harus memberikan pengawasan internal.

Selain itu, pihaknya menekankan agar kejadian tahun 2021 menjadi atensi. Tidak boleh loncat tahun lagi.

“Jangan dianggap remeh, prosesnya harus disegerakan, kalau bisa proses lelangnya harus lebih awal,” papar politisi PPP itu.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.