oleh

Pelabuhan Kamal Rawan Mesum, Tuntut ASDP Pasang Lampu

Kabarmadura.id/Bangkalan– Keberadaan pelabuhan sisi timur Kamal yang kini tidak terpakai menjadi perhatian masyarakat sekitar. Sebab, selain tidak terawat kondisi lampu yang sering mati membuat tempat itu kerap dijadikan mesum. Aktivitas itu  sering dipergoki oleh warga sekitar pelabuhan atau masyarakat yang ingin menikmati kerlap-kerlip lampu dari arah Surabaya.

Karena sudah sejak lama tidak ada tindak lanjut dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan  (ASDP) selaku pengelola pelabuhan itu. Salah satu warga yang merupakan juga pengurus BUMDes Sejahtera Desa Kamal Agus Sarbini mempersoalkan hal tersebut. Dia meminta, agar PT ASDP untuk melihat kondisi pelabuhan dan memasang lampu agar tidak dijadikan lokasi mesum para remaja.

“Selama ini lampu dari ASDP yang ada di pelabuhan timur ini mati. Kalau malam luar biasa sekali, tidak perlu saya jelaskan dibuat tidak senonoh oleh para remaja,” katanya.

Masih menurut Agus, pihaknya siap mengawal jika memang ASDP serius dalam melakukan pembenahan pelabuhan sisi timur. Dia juga mendukung, jika ASDP bisa bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk mengelola pelabuhan timur menjadi pariwisata tasek dan kuliner.

“BUMDes Desa Kamal siap mengawal jika ada keseriusan dari ASDP untuk membangun pelabuhan timur Kamal ini. Pelabuhan ini banyak dilirik masyarakat untuk dijadikan lokasi melihat pemandangan gemerlap lampu Surabaya dan lautnya,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Usaha ASDP Eva mengatakan, pada prinsipnya akan diberikan pelayanan terbaik. Namun, semenjak jembatan Suramadu berdiri, dia mengaku, bahwa penurunan angkutan di pelabuhan Kamal turun drastis. Sehingga, untuk melakukan kebijakan atau pembenahan di pelabuhan sedikit kesulitan.

“Kami sudah tidak produktif lagi, sudah tidak seperti dulu. Biaya tidak ada karena pelabuhan Kamal sudah tidak komersil lagi,” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya berjanji pada tahun 2021 pelabuhan di Kamal, khususnya pelabuhan timur Kamal yang sudah tidak terpakai sebagai akses penyebrangan itu akan dilakukan penganggaran khusus. Dia mengakui, bahwa untuk tahun 2020 ini, anggaran yang ada di ASDP masih digunakan konsen pembangunan area lainnya.

“Insyaallah tahun 2021, tahun 2020 kami belum bisa untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas minim seperti penjagaan dan lampu,” terangnya.

Mengenai penerangan di pelabuhan timur Kamal yang gelap tersebut. Pihaknya berdalih sudah sering kali melakukan pemasangan dan penggantian lampu agar tidak gelap. Tetapi, katanya, lampu yang dipasangnya itu sering mati atau pecah, sehingga menyebebkan penerangan kembali padam.

“Tapi, khusus pelabuhan timur kami janji bulan depan akan dipasang,” pungkasnya.(ina/mam)

Komentar

News Feed