oleh

Pelajaran Tentang Makna Hidup

Peresensi         : Ratnani Latifah. Penulis dan penikmat buku asal Jepara

“Terima apa pun yang sanggup kaukerjakan dan apa pun yang tak sanggpu kaukerjakan. Terimalah masa lalu sebagai masa lalu, tak usah menyangkal atau menyingkirkan. Belajarlah memaafkan diri sendiri dan memaafkan orang lain. Tidak ada istilah terlambat untuk mulai.” (hal 20-21).

Hidup itu selalu punya kejutan. Banyak misteri-misteri yang tidak pernah kita duga hadir dan bahkan bisa menjadi guru bagi kehidupan kita.  Sebagaimana yang dialami oleh Mitch Albom. Siapa yang menyangka kenangan tentang sosok guru di masa lalunya, yang sudah hampir ia lupakan,   tiba-tiba hadir memberikan warna juga pelajaran hidup penuh makna.

Morie Schwartz merupakan salah satu profesor yang cukup dekat dan menjadi dan profesor terfavorit bagi Mitch selama menjalani masa-masa kuliah. Maka ketika akhirnya Mitch berhasil menyelesaikan pendidikannya, ia bersama keluarganya menjadi sang profesor untuk berpamitan. Ia sempat berjanji untuk menjaga hubungan baik dan terus saling berhubungan.

Namun siapa yang tahu bagaimana proses laju kehidupan? Mitch terlalu sibuk dalam urusan karier dan keluarganya. Hingga dia benar-benar lupa dengan janji yang ia buat sendiri. Di sisi lain pada 1994  Morie menerima  kabar buruh perihal kesehatannya. Di mana ia divonis mengidap amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Dalam website hellosehat dijelaskan, bahwa ALS adalah sebuah kondisi yang terjadi saat sistem saraf di mana sel-sel tertentu (neuron) di dalam otak dan sumsusm tulang mati secara perlahan.

Hebatnya meski mengalami ALS Morie tetap berusaha mengajar dan menjalani kehidupannya dengan baik. Ia tidak mau menyerah dan takut dengan kematian, tetapi memanfaat waktu sebaik mungkin untuk menjadi seseorang yang bermanfaat. Sampai akhirnya ia benar-benar down dan harus mulai mengurangai aktivitasnya. Akan tetapi dari kejadian itu—ketika Morie hadir di acara “Nightline” di ABC-TV (hal 20), Morie akhirnya bisa dipertemukan kembali dengan Mitch.

Sejak saat itu Mitch menghabiskan setiap hari Selasa untuk berbincang-bincang dengan sang guru. Di sana mereka banyak membicarakana berbagai hal dari masalah dunia, tentang penyesalan diri, tentang kematian, keluarga, tentang emosi, budaya, perkawainan  dan banyak lagi. Di sana Mitch bisa mendengarkan bagaimana  seorang Morie memaknai hidup dengan segala kekurangan yang saat ini telah menderanya.  Micth belajar banyak hal dari kisah hidup sang guru yang benar-benar inspiratif dan sangat memotivasi.

Ia belajar dari Morie,  bahwa yang paling penting dalam hidup adalah belajar cara memberikan cinta kita, dan membiarkan cinta itu datang (hal 55). Dengan memiliki perasaan cinta dan belas kasih, hidup terasa jauh lebih indah dan menyenangkan. Sebaliknya ketika hidup kita isi dengan kebencia dan kemarahan, maka hidup akan terasa berat dan menyiksa.

Mitch juga belajar, kadang hidup memang tidak sesuai dengan rencana. Sebagaimana penyakit yang diderita Morie. Namun begitu, kita harus tetap bersyukur atas semuanya. Kita sesekali mungkin bisa menangisi kesedihan tersebut, tetapi kita tidak  perlu bersedih terlalu lama. Kita harus menerima takdir dengan hati lapang dan memanfaatkan kelebihan yang masih kita miliki. “Aku memberi kesempatan  kepada diriku untuk menangis kalau itu perlu. Tapi setelah itu aku akan memusatkan perhatianki kepada segala hal yang masih baik dalam hidupku. Kepada orang-orang yang datang menjenggukku. Kepada kisah-kisah yang akan kudengar.” (hal 61).

Secara keseluruhan buku ini memberikan banyak pelajaran tentang hidup. Dari bagaimana kita memaknai kematian yang pastinya akan datang atau bagaimana kita menyikapi berbagai kekurangan yang kita miliki.  Buku ini setidaknya akan membukakan hati kita, tentang betapa pentingnya rasa penerimaan, syukur,  selalu sabar dalam segala keadaan. Kita tidak boleh mudah menyerah karena kekurangan, kalau bisa meski memiliki kekurangan kita tetap bermanfaat bagi orang lain.

Srobyong, 1 Desember 2019

Judul               : Selasa Bersama Morie

Penulis             : Mitch Albom

Penerjemah      : Alex Tri Kantjono Widodo

Penerbit           : Gramedia

Terbit               : Agustus 2019

Tebal               : 210 halaman

ISBN               : 978-602-03-3457-8

 Biodata Narasi

Cerpen dan resensinya pernah dimuat diberbagai media. Karya-karanya; Bingkai Kasih Khazanah Jiwa (Quanta—Elex Media Komputindo, 2016. Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik (Visi Mandiri, 2017).  Seri Pembentuk Karakter Belajar Bertanggung Jawab (Visi Mandiri, 2017). Muslimah Antibaper; Day With Love, Lifestyle, Hope and Fight (Genta Hidayah, 2017). Ramadhan in Love (Indiva, 2015) kumpulan puisi Luka-Luka Bangsa (PMU, 2015) Lot & Purple Hole (Elex Media Kompuntindo, 2015), The Power of Believe (Diva Press, 2016).Alumni Unisnu Jepara. Bisa dihubungi di akun FB Ratna Hana Matsura. Atau blog https://ratnanilatifah.blogspot.com.

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed