Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 tidak Jelas Akibat Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) BURAM: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan tidak bisa memastikan pelaksanaan pilkades serentak 2021 akibat Covid-19.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Meski terjadwal pelaksanaannya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, belum bisa memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2021. Sebab kondisi penyebaran Covid-19, belum bisa dipastikan steril. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Pamekasan, Fendi Hermawan, Senin (07/12/2020).

Menurutnya, mengenai regulasi pilkades tahun 2021, berdasar Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri), perubahan dari implementasi tertuang dalam pasal 112 tentang jadwal pelaksanaan pilkades Pamekasan. Hanya saja,  untuk realisasinya belum bisa dipastikan lantaran Covid-19 belum reda.

“Untuk waktu jadwal, tanggal dan bulannya, masih kami reka-reka. Karena bisa jadi ada penundaan akibat situasi tidak menentu, dan keputusan hari serta tanggalnya itu, diputuskan dengan surat keputusan bupati. Untuk desanya yang akan melaksanakan pilkades ada 74 desa. Hanya saja, belum ada keputusan mutlak untuk pelaksanaannya,” jelasnya.

Wawan sapaan akrabnya, memaparkan, prinsipnya pilkades serentak dilaksanakan pada tahun 2021. Tentunya, dengan menerapkan protokol Covid-19. Sehingga, tidak ada lonjakan penyebaran Covid-19. “Pada prinsipnya kami siap, tapi kami harus banyak belajar terhadap berbagai perubahan adanya pandemi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Rida’I, mendesak agar pelaksanaan pilkades pada tahun 2021, aturan yang berkaitan dengan pelaksanaannya perlu dikaji secara matang. Sehingga, tidak menimbulkan masalah baru dalam pelaksanaannya atau menghindari berbagai polemik yang akan terjadi.

“Perlu adanya persiapan secara serius, baik secara aturan, ataupun berbagai persiapan lainnya. Karena saat ini, berbeda dengan tahun 2019 yang belum ada Covid-19,” responnya. (rul/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *