Pelaksanaan Pilkades Serentak di Sumenep Ngambang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PEMILIHAN: Salah satu desa yang akan melaksanakan pilkades tahun ini

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Rencana pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak nampaknya masih ngambang. Sebab, selain adanya perubahan teknis juga terkait rencana perubahan anggaran. Sehingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep belum bisa memastikan terkat pelaksanaan pilkades yang sudah digaungkan tahun 2020 lalu.

Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes) DPMD Sumenep Supardi menjelaskan, pelaksanaan pilkades serentak yang sempat direncanakan Oktober 2020 lalu gagal terlaksana, hal itu berhubung kondisi serta sejumlah persiapan yang belum matang.
“Secara persiapan kami kayaknya masih belum sepenuhnya siap, protokol kesehatannya masih belum sepenuhnya siap. Ibarat kendaraan masih banyak yang harus disiapkan untuk berangkat,” katanya, Rabu, (6/1/2021).
Apalagi, lanjut Supardi,  teknis pelaksanaan dengan sistem tempat pemungutan suara (TPS) di setiap dusun disamakan dengan pelaksanaan pilkada, dengan tujuan tidak menimbulkan kerumunan.
Pardi menambahkan, anggaran sebesar Rp11 miliar yang dipersiapkan sebelumnya harus mengalami perubahan, sebab teknis pelaksanaan berbasis TPS di setiap kampung dengan maksimal jumlah data pemilih tetap (DPT) 500 orang.
“Kami juga masih belum mereka-reka berapa anggaran yang dibutuhkan, sebab secara otomatis ada PPS dan KPPS. Artinya jumlah panitia pelaksana akan bertambah,” imbuhnya.
Sekadar diketahui pelaksanaan pilkades serentak  melibatkan 86 desa, meski sempat dianggarkan pada tahun 2020, namun gagal terlaksana.
“Ya anggaran yang kemarin kembali ke kas daerah,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *