Pelaksanaan Tes SKB CPNS Ditunda Sampai Selesainya Covid-19

  • Whatsapp
(KM/IMAM MAHDI) TIDAK JELAS: Pelaksanan tes SKB CPNS tidak ada kejelasan.

Kabarmadura.id/Sumenep-Jadwal tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) belum ada kejelasan. Hal ini sebagai dampak dari adanya wabah Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Abd. Madjid mengatakan, hingga saat ini masih belum ada jadwal mengenai tes SKB.

Bacaan Lainnya

“Dimungkinkan pelaksnaan tes SKB akan dilaksanakan saat wabah Covid-19 usai,” katanya, Rabu (15/4/2020).

Penundaan itu secara resmi tertuang di dalam Surat Nomor B/318/M.SM.01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal penundaan Jadwal Pelaksanaan SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019.

“Yang akan diseleksi nantinya sebanyak 647 orang yang dinyatakan lulus tes SKD,” paparnya.

Menurutnya, seandainya tidak ada penundaan, maka tes SKB akan dilaksnakan bulan April. Namun, keadaan saat ini sudah tidak dimungkinkan dengan adanya Covid-19.

“Kami akan terus berusaha mencari informasi baru dari pemerintah pusat. Jika ada info maka kami umumkan di website CPNS Sumenep,” ujarnya.

Diletahui sebelumnya, formasi PNS berdasarkan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) tersedia 310 orang. Rinciannya, tenaga kesehatan sebayak 95 orang, tenaga teknis pertanian 45 orang, tenaga teknis 67 orang dan tenaga pendidikan 103 orang.

Kemudian untuk ketentuan nilai ambang batas pelaksanaan tes seleksi terbagi atas tes karakteristik pribadi (TKP) 126 poin, tes wawasan kebangsaan (TWK) 65 poin, tes intelegensia umum (TIU) 80 poin, dan formasi umum yakni 271 poin.

Untuk formasi cumlaude, peserta harus mencapai nilai TIU 85 poin. Untuk total nilai yang harus dikumpulkan bagi peserta formasi ini minimal 271 poin, dan untuk formasi disabilitas peserta harus mengumpulkan nilai minimal 260 poin, asalkan TIU minimal 70 poin. Sedangkan untuk nilai tes lainnya tidak ditentukan.

“Pelaksnaan tes CPNS lanjutan nantinya akan dilakukan sesuai mekanisme yang ada,” paparnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, tertundanya tes SKB memang wajar di tengah Wabah Covid-19. Namun demikian pemerintah diharapkan mencari solusi lain mengenai pelaksanaan tersebut. Entah dengan menggunakan tes di rumah ataupun lainnya yang sekiranya tidak berkerumunan. Harapannya, tes SKB terlaksana agar kebutuhan CPNS terpenuhi.

“Kami akan terus memantau atau melakukan pengawasan mengenai berjalannya tes SKB,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *