Pelaku Kasus Pencabulan Dilepas, Mahasiswa Datangi Kejari Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) MENGAWAL: HMPB Bangkalan keluar dari kantor Kejari Bangkalan usai menemui Kasi Pidum.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Kasus pencabulan yang melibatkan tenaga pendidik mendapatkan sorotan dari Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Bangkalan (HMPB). Para aktivis itu mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan mendesak agar segera diselesaikannya permasalahan tersebut. Mereka meminta klarifikasi soal dugaan pelaku yang sebelumnya ditahan namun saat ini sudah dilepas.

Kasus pencabulan itu sendiri melibatkan seorang kepala sekolah di lembaga sekolah menengah pertama (SMP) swasta dengan seorang guru di Klampis. Ketua HMPB Khonarudin menyampai kan, pihaknya akan terus mengawal dengan serius kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami minta agar segera tuntas dan ada klimaks dari kasus tersebut. Biar segera selesai,” ujarnya.

Karena sampai saat ini kasus tersebut masih belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bangkalan. Padahal kejadian itu sudah dilimpahkan menjadi P21 ke Kejari.

“Katanya mereka sudah bekerja total, tapi kami tidak puas sampai disini saja agar tidak menjadi hantu bagi masyarakat,” terangnya.

Sebab, dia menganggap kasus tersebut merupakan kejadian serius. Maka dari itulah pihaknya meminta transparansi informasi dan mendesak kasusnya agar segera diselesaikan. Kalau tidak ada tindakan dan pengawalan khusus. Dia mengkhawatirkan akan ada kejadian yang sama.

“Biar kasus ini menjadi edukasi bagi masyarakat, sebagai contoh bahwa pelecehan seksual ini tidak menjadi perkara ringan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Bangkalam Choirul Arifin menyampaikan, jika sudah memproses pelimpahan berkas dari penyidik. Dia memperkirakan, minggu depan akan segera dilimpahkan ke PN Bangkalan.

“Saya jamin perkara ini terus jalan dan berkasnya masih utuh, tidak ada yang hilang atau lenyap,” tegasnya.

Masih menurut Choirul, proses penyidikannya, berkas perkara tersebut memang sudah lengkap. Saat ini pihaknya masih menunggu penyidik dari Polres Bangkalan untuk menyerahkan pelaku dan barang bukti ke Kejari Bangkalan.

Dimana diakuinya bahwa pelaku sempat ditahan oleh Polres Bangkalan. Namun, dilepaskan kembali sebelum kasusnya naik ke Pengadilan. Dia mengaku, tidak mengetahui pasti alasan pasti dari pihak penyidik.

“Kemarin kami sudah koordinasi dengan pihak penyidik dari Polres Bangkalan, bahwa dalam minggu ini atau minggu depan akan diserahkan ke kami,” tukasnya. (ina/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *