Pelaku Kekerasan Seksual Didominasi Orang Terdekat

  • Whatsapp
(FOTO:KM/JAMALUDDIN) MENDUKUNG: Aktivis perempuan setujui adanya sanksi kebiri sebagai efek jera terhadap pelaku kekerasan seksual.

KABARMADURA.ID,  SAMPANG – Diwilayah hukum Sampang tahun 2020 terdapat puluhan kasusu kekerasan seksual terjadi pada anak dibawah umur. Kasus tersebut didominasi dari wilayah utara.

Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang Iptu Sujianto mengatakan, perkara kekerasan seksual tahun 2020 di Sampang mencapai 16 kasus. Semuanya sudah ditangani, dan semua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Bacaan Lainnya

“Tahun 2020 itu sudah ada 16 kasus kekerasan seksual, alhamdulillah semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya, Senin (11/1/2021).

Jumlah kasis paling banyak terjadi di wilayah utara. Rata-rata umur anak yang menjadi korban kekerasan seksual tersebut usia 16 tahun. Kejadian tersebut sebagian dampak dari bebasnya anak yang menggunaan media sosial.

Untuk memberi perlindungan secara maksimal, pihaknya bekerjasama dengan beberapa instansi. Kendati begitu, kasus kekerasan seksual terus terjadi. Selama ini, korban diberikan pendampingan, agar psikologisnya kembali normal.

“Tiga kasus dilakukan oleh orang sama-sama anak dibawah umur, sisanya dilakukan oleh dewasa, seperti bapak tirinya dan pamannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Kopri Pengurus Cabang PMII Sampang Roudhatul Jannah menyayangkan dengan terjadinya kasus kekerasan seksual. Dia minta Polres Sampang untuk menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitas dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak.

Menurutnya, PP tersebutakanmenimbulkan efek jera terhadap pelaku kekerasan seksual. Sehingga mencegah maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, khususnya di Sampang.

“Kami sepakat terkait penerapan PP itu, karena dengan sanksi kebiri dapat menghilangkan fungsi alat vitalnya. Dan kami juga berharap RUU PKS segera disahkan,” pungkasnya. (mal/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *