oleh

Pelamar P3K di Bangkalan Dibatasi Masa Pengabdian Minimal 5 Tahun

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Sebanyak 2.700 tenaga pendidik berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di Bangkalan belum layak mendapatkan surat keputusan dari bupati mengenai masa kontraknya.

Hal tersebut disebabkan masih banyaknya persyaratan atau lama.pengabdian yang belum sesuai. Oleh karena itu, dari total 391 P3K, hanya 491 P3K yang berhak mendapatkan pengangkatan kontrak.

Salah satu guru P3K, Abdul Hakim menngaku sudah mengabdi sebagai guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Blega selama hampir 8 tahun. Kini dia baru mendapatkan SK bupati dan mendapatkan kontrak.

Kata Hakim, peserta guru P3K di Bangkalan banyak yang lebih dari stndar rata-rata pengabdian. Sebab, biasanya setiap P3K sudah mengabdi minimal selama lima tahun, bisa menjadi prioritas yang jadi pertimbangan untuk meningkatkan status non kontrak menjadi kontrak.

“Saya bersyukur karena pengabidan yang sudah lama dijalani akhirnya mendpatkan penghrgaan yang memuaskan berupa SK,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Bangkalan M Zainul Qomar menyampaikan, sebanyak 491 yang mendapatkan SK tersebut sudah mengikuti tes sebelumnya. Sehingga dinyatakan lulus.

SK tersebut menjadi bukti bahwa P3K yang bersangkutan sudah menjalin kontrak dengan pemerintah kabupaten.

“Salah satu yang dapat diuntungkan dari SK adalah tambahan dan kenaikan gaji para tenaga pendidik,” terangnya.

Menurut Qomar, bentuk dan lama pengabdian P3K memang berbeda. Tetapi di Bangkalan memang rata-rata lebih dari lima tahun. Disamping itu,jumlah P3K yang belum layak mendapatkan SK masih sekitar 2.700 guru. Yang kemungkinan akan kembali dibuka pendaftaran lagi sekitar bulan Maret.

”Memang masih banyak yang belum dapat, karena persyaratannya belum sesuai,” paparnya.

Sedangkan mengenai penempatan guru P3K yang baru saja mendapatkan SK tersebut, dominan kembali pada sekolah sebelumnya. Tetapi ada juga yang dilakukan pemerataan di beberapa SD dan taman kanak-kanaknegeri.

”Setelah SK diberikan nanti, akan ada pemerataan, agar jumlahnya dapat seimbang,” pungkaanya. (km59/waw)

Komentar

News Feed