oleh

Pelayanan Administrasi Kependudukan Lambat, Ini Akar Masalahnya

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep R Ach Syahwan Effendy menyatakan, akar keterlambatan pelayanan administrasi kependudukan adalah terbatasnya blangko dari pemerintah pusat. Hal inilah yang menghambat implementasi peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 19 tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan. Di mana, dalam peraturan tersebut disebutkan, proses penerbitan dokumen kependudukan harus dilakukan dalam rentang waktu 1 hingga 24 jam.

“Iya memang seperti itu regulasinya, tetapi yang pasti akar permasalahannya adalah jatahnya hanya 500 blangko KTP setiap bulannya,” katanya, Selasa (3/12/2019).

Padahal, untuk mempercepat pelayanan, kabupaten yang berada di ujung timur pulau Madura ini sudah menyediakan 4 unit pelaksana teknis (UPT) untuk melayani cetak KTP dan KK dan menjadi induk dari sejumlah kecamatan.

“Masalahnya juga yang menjadikan sebagian masyarakat sampai bolak-balik ke tempat layanan dikarenakan mereka tidak paham, apa yang harus dipersiapkan, misalnya persyaratan membuat KTP,” imbuhnya.

Menurutnya, hal itulah yang kemudian melahirkan kesalahpahaman di masyarakat bahwa proses pengurusan administrasi kependudukan dipersulit. Padahal,kadang persyaratan yang kurang lengkap atau karena memang blangko KTP yang tidak tersedia. (ara/pai)

Komentar

News Feed