Pelayanan Buruk, Dinkes: Ulah Oknum

  • Whatsapp
KM/DOK Kantor Dinas Kesehatan Sumenep

Kabarmadura.id/Sumenep-Seorang keluarga pasien berinisial Y mengeluhkan pelayanan Pusat Kesahatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Manding. Ia mengeluhkan tidak adanya dokter jaga di Puskesmas pada saat jam kerja.

“Saya dan kelurga datang untuk berobat, tetapi sampai di sana tidak ada dokter yang bertugas. Loh kok bisa? Kalau ada yang sakitnya gawat gimana? Mereka hanya menjawab dokternya sedang rapat. Kan mestinya ada dokter yang bertugas,” ungkap pria berisinial Y, Rabu (26/6).

Ia juga menceritakan bahwa ada pasien yang sudah darurat dan mestinya dirujuk, pihak keluarganya terus mendesak tetapi pihak puskesmas tidak melakukan tindakan sehingga akhirnya pasien tersebut meninggal.

“Pernah ada pasien sudah kritis keluarganya sudah panik, tetapi tidak dirujuk ke rumah sakit, akhirnya meninggal. Ada juga anak SD, sudah kejang-kejang minta dirujuk tidak ditanggapi, langsung dibawa paksa oleh kelurganya dengan mobil sendiri, tanpa menunggu izin dari pihak puskesmas. Alhamdulillah selamat setelah dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya

Menanggapi kasus tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep melalui kepala bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Ellya Fardasah, menegaskan jika terjadi insiden demikian, maka hal tersebut adalah ulah dari salah satu oknum. Baik itu dari pegawai maupun perawat.

Kronologisnya ada pasien atau orang sakit yang berobat ke sana. Salah satu keluarga yang mengantarkan, menanyakan tentang ada dan tidaknya dokter yang bertugas, tetapi pihak puskesmas menyatakan tidak ada. Padahal menurutnya mestinya ada dokter yang bertugas.

Padahal pihaknya selalu mengintruksikan bahwa untuk pelayanan masyarakat harus selalu diprioritaskan, karena kepercayaan masyarakat jangan sampai hilang bahkan menjadi bumerang terhadap instansinya.

“Oh, enggak itu pasti oknum, karena mestinya tidak seperti itu. Tolong minta alamat dan nama pasiennya. Biar nanti saya cek ke Manding kenapa peristiwa itu bisa terjadi,” katanya, Rabu (26/6). (km48/pai)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *