Pelayanan Kesehatan di Tiga Puskesmas Bermasalah, Perlu Perluasan Lahan dan Penambahan Sarpras

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) TERBATAS: Pelayanan kesehatan di tiga puskesmas Kabupaten Bangkalan membutuhkan penambahan ruangan serta sarana dan prasarana (sarpras).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Pelayanan kesehatan di tiga puskesmas Kabupaten Bangkalan kurang maksimal dan proporsional. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kondisi itu disebabkan, jumlah masyarakat tidak sebanding dengan ketersediaan ruangan di tiga puskesmas tersebut.

Masing-masing, Puskesmas Burneh, Socah dan Bangkalan. Sehingga perlu dilakukan perluasan lahan untuk menambah bangunan. Sebab ketersediaan gedung dan ruangan cukup terbatas serta tidak bisa digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini diungkapkan Kepala Puskesmas Bangkalan Wiwid, Selasa (26/10/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, sesuai kondisi di lapangan banyak pasien yang membutuhkan pelayanan rawat inap. Sedangkan puskesmas hanya bisa menampung beberapa pasien. Seharusnya, puskesmas yang berada di pusat kota mampu mengakomodir seluruh pelayanan di bidang kesehatan masyarakat.

“Ada beberapa ruangan yang fungsinya kami alihkan, karena menyesuaikan kondisi dan kebutuhan. Memang butuh perluasan atau tambahan ruangan, jadi bisa lebih maksimal melayani,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengaku, sudah melakukan pendataan dan pengawasan ke semua puskesmas secara rutin, baik secara langsung maupun laporan bulanan. “Saya sudah melakukan pemeriksaan ketersediaan sarana, dan menemukan banyak sekali kekurangan,” responnya.

Pria yang akrab disapa Yoyok ini menyebutkan, dari hasil pantauan ketiga puskesmas memang membutuhkan sarana dan prasarana (sarpras) dalam skala besar. Bahkan harus dilakukan realokasi, agar fasilitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat optimal. “Kalau melihat kebutuhan, tiga Puskesmas ini kemungkinan tahun depan akan disiapkan anggaran realokasinya,” janjinya.

Pihaknya juga menyampaikan, puskesmas Socah, Bangkalan dan Burneh memang sudah memiliki lahan untuk dilakukan perluasan bangunan. Namun untuk anggarannya,  masih akan dikomunikasikan dengan Kementerian. “Kami komunikasikan dulu, karena tidak mungkin jika dari APBD dalam kondisi begini,” jelasnya.

Untuk Puskesmas Socah lanjut Yoyok menegaskan, sudah dilakukan  realokasi. Namun pekerjaannya belum selesai, lantaran banyak sarana yang belum tersedia. Sehingga masih perlu banyak kebutuhan. Sedangkan untuk Bangkalan dan Burneh, lahan sudah tersedia. “Tapi belum ada proses pembangunan. Semoga nanti tahun 2022 bisa ada anggaran yang bisa kami gunakan,” tegasnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswantyo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *