oleh

Pelayanan Peminjaman Buku di Sumenep Terjeda

KABARMADURA.ID, Sumenep – Program minat baca di kalangan siswa di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep tidak berjalan optimal. Meski sudah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan puluhan lembaga, program tersebut harus terjeda. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep A. Masuni, Minggu (25/10/2020).

Menurutnya, di masa mewabahnya Covid-19 yang melanda hingga saat ini menjadi salah satu faktor banyak sekolah melakukan pelajaran jarak jauh. “Ya ini kan masih pandemi, jumlah yang MoU saja masih belum diberikan layanan, kami tidak bisa beraktivitas jika sekolah tidak masuk kelas, takut bukunya nanti tidak dibaca,” ujarnya.

Dia menegaskan, MoU dengan berbagai lembaga pendidikan meliputi TK hingga SMA sederajat. Tujuannya, sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat khususnya pelajar. Sebab, bagaimanapun minat baca di kota dengan slogan keris kurang optimal. Meski selama ini, pemerintah daerah berupaya memudahkan masyarakat untuk mendapatkan buku bacaan dengan adanya program perpustakaan keliling dan perpustakaan digital.

“Kami harapkan program yang telah dilakukan itu bisa mendekatkan masyarakat dengan perpustakaan, sehingga meningkatkan minat baca masyarakat di masa mendatang,” imbuhnya.

Masuni menuturkan kerjasama yang dilakukan melibatkan 86 lembaga, meliputi TK/PAUD sebanyak 15 lembaga, SD/MI sebanyak 31 lembaga, SMP/MTs sebanyak 20 lembaga, dan SMA/SMK/MA sebanyak 16 lembaga. “Kami setelah MoU itu memberikan layanan pustaka dengan cara meminjamkan buku ke sekolah sebanyak 50 buku selama satu bulan dan setelah satu bulan mengganti buku pinjaman di masing-masing lembaga pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Samiudin mengatakan, hendaknya agar program tersebut jalan, maka kalkulasi sekolah yang tetap melakukan pembelajaran tatap muka terlebih di daerah pelosok. “Tetap menerapkan prokes, cari, koordinasi dengan dinas terkait, sekolah mana saja yang tetap masuk, termasuk di zona hijau, lanjutkan program tersebut,” sarannya.(ara/ito)

Komentar

News Feed