Pelayanan Terus Jadi Sorotan, Ratusan Pegawai RSUD Sampang Dimutasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) KOCOK ULANG: RS Mohammad Zyn Sampang adakan mutasi internal untuk memperbiki kualitas pelanan kepada masyarakat.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Sebanyak 268 pegawai Rumas Sakit (RS) Mohammad Zyn Sampang dimutasi. Kebijakan itu muncul bertepatan saat rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang itu kerap dikeluhkan oleh masyarakat.

Mutasi kali ini hanya mutasi internal, yakni memindahkan pegawai pada tugas pelayanan atau posisi kerja lainnya, semisal petugas rawat inap, rawat jalan dan semacamnya dipindah ke loket pendaftaran, kepala ruangan dan semacamnya.

Bacaan Lainnya

Direktur RS Mohammad Zyn Sampang dr Agus Akhmadi menerangkan, gelombang mutasi itu dalam rangka ikhtiar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sampang. Kata dia, selama ini pelayanan kerap dikeluhkan dan belum berjalan maksimal. Untuk itu dirinya mengambil keputusan untuk merombak tatanan struktural pelayanan.

Bahkan beredar kabar muncul berbagai kubu di internal pegawai. Agus mengklaim, mutasi akbar tersebut dapat efektif untuk bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Per 1 September kemarin, kami mengadakan mutasi internal terhadap ratusan pegawai di RSUD, karena selama ini ada kerajaan-kerajaan (kubu, red), sehingga pelayaan kurang maksimal dan sering dikeluhkan oleh masyarakat,” ujar pria yang dilantik menjadi dirktur pada awal Mei 2021 ini.

Mantan dirut Rumah Sakit PHC Surabaya itu berharap, pelayanan kesehatan di RS milik Pemkab Sampang itu harus bisa melayani masyarakat secara prima dengan sepunuh hati. Untuk itu, hal-hal yang dinilai dapat mengganggu dan menghambat terhadap proses pelayanan, harus segera diatasi dengan solusi yang solutif.

Selain melakukan mutasi, pihaknya juga berjanji akan menambah berbagai fasilitas dan tenaga kesehatan yang dibutuhkan, guna menunjang terwujudnya proses pelayanan kesehatan di RSUD yang lebih baik.

“Berbagai upaya, termasuk mutasi ini, kami lakukan agar masyarakat Sampang tetap mempercayai pelayanan kesehatan di RS. Mohammad Zyn. Prinsipnya, kami siap melayani dan membantu, karena kami ini adalah pelayanan masyarakat,” ulasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Moh. Iqbal Fatoni berharap, upaya mutasi petugas pelayanan kesehatan di RSUD itu tidak hanya sebatas formalitas, namun benar-benar terbukti bisa meningkatkan pelayanan. Untuk itu dirinya meminta agar direktur lebih aktif melakukan evaluasi dan memantau kinerja bawahannya.

“Yang jelas, jika upaya mutasi ini untuk kebaikan bersama, tentunya saya pribadi sangat mensupport. Tapi kita lihat outputnya nanti, apakah kualitas pelayanan di RSUD ini lebih baik atau malah sebaliknya,” singkat pria yang akrab Bung Fafan itu.

Reporter: Subhan

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *