Pelimpahan Aset Ribet Usai Dikosongkan

  • Whatsapp
TAK TERBUKTI: Dewan Pendidikan (DP) Sampang tuding PIP belum terbukti tekan angka putus sekolah.

Kabarmadura.id – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang memastikan, keberadaan gedung Sekolah Dasar (SD Negeri) I Taddan Kecamatan Camplong, hingga saat ini belum ada serah terima aset. Sehingga, gedung tersebut belum terdata dan masih dibiarkan mangkrak.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset BPPKAD Sampang Bambang Indra Basuki mengatakan, selama belum ada proses serah terima aset dari pihak sekolah ke Dinas Perndidikan (Disdik) lalu ke BPPKAD, pihaknya tidak bisa berbuat terhadap keberadaan sekolah itu, karena keberadaan aset tersebut masih dalam kewenangan dan pengawasan dinas terkait.

“Sampai saat ini, kami belum menerima penyerahan aset gedung SDN 1 Taddan dari disdik. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, sebelum ada serah terima resmi,” katanya, Rabu (3/10).

Menurut dia, proses inventarisasi aset dapat dilakukan manakala sudah ada serah terima secara legal dan sah secara hukum. Selama belum ada penyerahan, maka keberadaan gedung SDN itu masih dalam pengawasan dan perawatan disdik.

Namun pihaknya menyarankan, jika keberadaan gedung itu sudah tidak produktif atau tidak termanfaatkan, maka segera dilakukan proses pelimpahan, agar keberadaan gedung SDN itu bisa dialihfungsikan untuk kepentingan yang lain.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan, beberapa waktu yang lalu, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan, agar aset gedung SDN 1 Taddan itu, segera diserahkan ke BPPKAD, namun hingga saat ini belum ada balasan dari disdik.

“Beberapa waktu yang lalu, kami sudah melayangkan surat teguran, agar gedung sekolah yang sudah tidak dipakai agar diserahkan, namun hingga saat ini belum ada balasan,” bebernya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Sampang Achmad Mawardi berjanji akan segera menyerahkan keberadaan gedung tersebut. Hanya saja, saat ini masih dalam proses.

Sebab pasca direlokasi, pihaknya masih menunggu proses penyerahan aset SDN 1 Taddan dari pihak sekolah ke disdik. Setelah itu, baru bisa diproses penyerahan kepada bagian aset untuk diinventarisir.

Kata Mawardi, penyerahan gedung SDN 1 itu dari sekolah sudah terlaksana, namun pihaknya belum melimpahkan ke BPPKAD, karena masih dalam tahap proses. Pihaknya mengaku tidak ada kendala untuk proses penyerahan, hanya menunggu waktu yang tepat, karena proses masih berlangsung.

”Insya Allah dalam bulan ini, gedung SDN 1 Taddan ini sudah ada penyerahan ke BPPKAD. Saat ini masih dalam proses,” singkatnya. (sub/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *