Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kabupaten Pamekasan Habiskan Ratusan Juta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) DANA BESAR: Puluhan jenazah yang dirawat dan dimakamkan menggunakan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Pamekasan habiskan biaya ratusan juta.

KABARMADURA.ID, Pamekasan  – Setelah mulai reda, penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, masih meninggalkan sejumlah pertanyaan  terkait anggaran penanganannya. Utamanya, proses pemakaman jenazah Covid-19 yang juga mendapatkan anggaran.

Tidak tanggung-tanggung di daerah yang identik dengan slogan Gerbang Salam dana untuk pemulasaran Covid-19 mencapai Rp500 juta. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan, Halifatur Rahman, Senin (09/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proses pemakaman dilakukan oleh petugas berjumlah tujuh orang. Mereka dikontrak selama enam bulan sejak bulan April hingga September. Satu orang petugas digaji sebesar Rp1,7 juta setiap bulannya.

Kontrak tersebut, diperpanjang lagi hingga Desember mendatang dan berencana akan diperpanjang kembali hingga 2021, jika wabah Covid-19 masih terus ada dan menyebar luas. Total ratusan juta dihabiskan untuk biaya pemakaman jenazah Covid-19.

“Tapi bukan hanya untuk honor mereka, ada juga untuk pembelian alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan yang lain,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, sejak awal menyebarnya Covid-19 hingga saat ini terdapat 28 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Namun, hanya 13 jenazah yang pemulasaran-nya dilakukan menggunakan protokol kesehatan (prokes). Menurutnya banyak keluarga korban menolak jika jenazah dirawat dengan prokes, karena dilatarbelakangi ketidakpercayaan mereka terhadap Covid-19.

Dijelskan, setiap jenazah yang dilakukan pemulasaran menggunakan protokol Covid-19 disiapkan peti mati, dengan harga  Rp600 ribu per unit. Sementara itu, ada enam orang petugas yang memulas jenazah dan mengantarkan hingga ke rumah duka.

Seluruh petugas tersebut dibayar Rp200 ribu setiap kali melakukan pemulasaran dan pengantaran jenazah. “Kami talangi itu dulu, nanti diambilkan dari biaya klaim pemerintah,” tukasnya. (ali/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. untuk sekarang biaya pemakaman pasien covid dengan prokes berapa?
    apakah ditanggung pemerintah apakah ditanggung keluarga pasien
    krn ada info dr klg yg wafat ditanggung keluarga pasien 1,4juta
    apabila ada konfirmasi bisa sy tanyakan kembali ke keluarga saya