Pemanfaatan Gedung Baru DPRD Bangkalan Beresiko

(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MENGKHAWATIRKAN: Meski dalam masa pemeliharaan, Gedung DPRD Bangkalan sudah diserahterimakan secara resmi untuk ditempati. 

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Setelah selesai pembangunannya, Gedung DPRD Bangkalan saat ini sudah diserahterimakan. Hanya saja, masih masuk dalam masa pemeliharaan. Kondisi itu, cukup beresiko pada kerusakan bangunan. Hal  tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Rakyat dan Penataan Ruang (DPRKP) Bangkalan Ishak Sudibyo, Rabu (5/1/2022).

Menurutnya, apabila kerusakan bangunan terjadi ketika masa pemeliharaan rentan tidak ada perbaikan oleh pihak ketiga. Sedangkan masa pemeliharaan berlaku selama enam bulan lamanya. Sehingga, jika harus digunakan sesegera mungkin konsekuensinya harus ditanggung oleh pihak pengguna.

“Gedungnya sudah kami serah terimakan akhir tahun 2021 kemarin. Awal 2022 ini, bisa ditempati. Beda jika kemudian gedung dibiarkan selama masa pemeliharaan untuk observasi, baru ini nanti bisa diminta pertanggungjawaban pihak ketiga. Jadi jangan sampai ada kerusakan yang disebabkan oleh pihak yang menempati, karena bukan tanggung jawab pihak ketiga nantinya,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pihaknya menjelaskan,  tidak akan ada tambahan pembangunan lagi untuk gedung tersebut. Sebab sesuai perencanaan, gedung sudah selesai dan bisa digunakan. Sehingga jika nanti ingin membangun seperti landscape atau tempat parkir, itu menjadi tanggung jawab pihak dewan sendiri.

Sementara itu Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad mengatakan, kerusakan yang terjadi akibat perbuatan para wakil rakyat memang menjadi tanggung jawab internalnya. Namun, apabila kerusakan terjadi pada saat masa pemeliharaan bukan menjadi tanggung jawab internalnya. Akan tetapi, merupakan tanggung jawab pihak ketiga.

“Tetapi jika untuk peralatan elektronik seperti lift, sound system dan beberapa peralatan elektronik lainnya masih dalam masa pemeliharaan. Jika ada kerusakan, maka akan ditanggung oleh pihak ketiga. Seperti kata kepala dinas, kalau soal peralatan masih jadi tanggung jawab pihak ketiga,” responnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.