Pemanggilan terhadap BRI dan Disdik Kembali Gagal Terlaksana

  • Whatsapp
(KM/FA'IN NADOFATUL M.) TEGAS: Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Subaidi

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bangkalan oleh Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Jumat (27/3) kembali gagal digelar. Kali ini lagi-lagi yang datang hanya pihak Dinas Pendidikan (Disdik) saja, sementara dari pihak BRI hanya diwakilkan kepada Relationship Manager-nya. Padahal pemanggilan tersebut untuk menindaklanjuti pengendapan Program Indonesia Pintar (PIP) di Sekolah Dasar (SD) tahun 2019.

Dalam kasus tersebut, setidaknya dari 45 ribu anak yang menerima PIP, 3.507 di antaranya dana PIP masih belum cair dan mengendap di Bank BRI pada tahun 2019. Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Subaidi menuturkan, pihaknya sangat kecewa kepada Bank BRI Cabang Bangkalan. Karena tidak memenuhi panggilannya, padahal, pemanggilan tersebut sudah dilakukan dua kali.

Bank BRI memiliki peran untuk mencetak buku tabungan dan alat yang dibutuhkan dalam program tersebut. Pihak Komisi D sendiri sebelumnya, telah mewanti-wanti kepada pihak Bank BRI untuk tidak datang dengan diwakilkan.

“Kami kecewa karena kita sudah dua kali mengundang dan tidak diindahkan. Padahal, undangan pertama tidak bisa hadir dengan alasan adanya miskomunikasi, tapi hari ini dengan alasan mengikuti ketentuan pusat terkait adanya Covid-19,” katanya.

Politisi Partai Hanura itu mengatakan, rapat sudah sesuai dengan ketentuan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang ada dalam pencegahan Covid-19. Akibat tidak datangnya langsung Manajer Bank BRI cabang Bangkalan, pemanggilan tersebut kembali gagal digelar.

“Undangan kami pun tidak dengan banyak orang serta sudah kami sesuaikan dengan SOP serta jarak duduknya dua meter. Bukan kami tidak paham. Kami sudah mematuhi ketentuan medis tentang virus corona,” tegasnya.

Dirinya juga menuding Bank BRI Cabang Bangkalan melalaikan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Pihaknya juga akan melakukan tindakan tegas dengan membuat surat somasi yang akan ditujukan kepada Bank BRI pusat.

“Serta kami akan melayangkan surat pemberitahuan kepada Bank BRI pusat kalau BRI Cabang Bangkalan sudah tidak kooperatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Relationship Manager BRI Cabang Bangkalan, Edo Firman enggan berkomentar terkait tudingan yang dilontarkan oleh DPRD Bangkalan.

“Kami gak mau berkomentar, kami tidak tahu masalah itu,” tandasnya. (ina/pai)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *