Pemantauan Ribuan PMI di Sampang Lemah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) LEMAH: Pemantauan kesehatan PMI tidak sesuai dengan pernyataan pemerintah memperketat pemeriksaan di semua desa.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah dipulangkan ke Sampang tidak mendapatkan pemantauan serius. Pemeriksaan kesehatan di sejumlah desa masih minim di beberapa kecamatan.

Suaidi, 42, warga Kecamatan Kedungdung mengaku di wilayahnya banyak PMI dipulangkan. Namun, nihil adanya tindak lanjut dari pemerintah soal pemeriksaan kesehatannya. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada PMI berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Bacaan Lainnya

“Di daerah sini banyak PMI. Tapi selama tidak melaporkan kesehatan, tidak ada tim kesehatan yang datang untuk memantau. Sehingga, kami menolak pernyataan pemerintah sudah melakukan pengawasan ketat, ” tegasnya.

Diakui, jika ada beberapa PMI yang sakit di kampung halamannya, tidak ada pemeriksaan intens. Sementara keluarga PMI tidak memungkinkan untuk melapor. Sebab, ada kekhawatiran untuk diperiksa dan positif Covid-19.

Sehingga, kondisi tersebut perlu diperjelas oleh pemerintah. Sebab menurutnya, hal tersebut bukan masalah main-main. Diakui, hal itu akan meresahkan masyarakat setempat.

Sayangnya, pihaknya merahasiakan lokasi dan rumah PMI yang sakit. Hanya saja menurutnya, adalah tugas pemerintah melakukan tindak lanjut. Sehingga, semua PMI sampai di kampung halaman dalam kondisi aman.

Diungkapkan, kejadian yang sama juga terjadi di sejumlah kecamatan lainnya. Yakni, kecamatan Robatal dan Kecamatan Ketapang. Menurutnya, pengawasan PMI sampai di rumah kurang maksimal. Sebab semestinya, petugas menjemput bola mendatangi PMI dan memeriksa kondisinya. Itu pun pemeriksaan tidak cukup dilakukan satu kali.

“Kami berharap pemerintah menepati janjinya. Yakni, melakukan pengawasan dan pemeriksaan serius kepada PMI. Ini bukan berarti kami menolak PMI. Namun demi kebaikan PMI sendiri dan masyarakat, ” ujarnya.

Data yang dirangkum Kabar Madura, jumlah total PMI asal Sampang sudah mencapai 2. 273 per 27 Juli 2021. Mereka para pekerja dari sejumlah negara. Baik dari Malaysia, Arab Saudi, China dan beberapa negara lain. Mereka sudah dipulangkan ke kampung halamannya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua petugas di semua Puskesmas. Untuk sinkron data dan mengawasi PMI di wilayah masing-masing. Pihaknya pun mengklaim selama ini sudah melakukan pemantauan yang inten.

“Selama ini sudah ada laporan. Semua PMI dalam kondisi aman. Kemungkinan bisa jadi ada PMI yang masih lepas dari pemeriksaan,” ucapnya. (man/nam)

Total PMI Per 27 Juli 2021: 2. 273.

Pekerja: Negara Malaysia, Arab Saudi, Thiongkok, dan beberapa negara lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *