oleh

Pembahasan Perda PMD PDAM Pamekasan Molor

KABARMADURA.ID, Pamekasan –Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)  DPRD Pamekasan, menargetkan perda tentang penyertaan modal daerah (PMD) untuk perusahaan daerah air minum (PDAM), dibahas pada bulan Oktober ini, namun hingga saat ini perda tersebut belum dibahas.

Disampaikan oleh Wakil Ketua Bapemperda DPRD Pamekasan Wardatus Syarifah,  awalnya perda tersebut akan dibahas melalui pantia khusus (pansus), namun pimpinan DPRD Pamekasan menghendaki perda tersebut dibahas oleh Komisi II.

“Itu awalnya akan dipansuskan, tetapi agar efesien, pimpinan menghendaki untuk dibahas oleh komisi II,” ungkapnya, Kamis (15/10/2020).

Hal itu dikarenakan pembahasan perda tentang PMD PDAM bisa berlangsung lebih cepat dari target. Sebab, jika dibahas oleh pansus akan memakan waktu cukup lama, karena penentuan pansus itu sendiri masih harus ditetapkan melalui sidang paripurna.

Dirinya mengungkapkan, Komisi II ditunjuk sebagai tim yang membahas perda tersebut, karena PDAM merupakan mitra komisi II. Karena itulah, hingga saat ini pihaknya masih menunggu selesainya pembahasan oleh komisi II.

“Karena Komisi II memang yang membidangi itu,” tambahnya.

Sementara itu, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Achmadi, pihaknya masih belum bisa menentukan waktu pembahasan perda yang akan mengatur perihal keberlangsungan perusahaan yang membidangi persoalan air minum tersebut.

Kendati demikian, Achmadi menyebutkan, perda tersebut akan dibahas dalam waktu dekat sebelum deadline berakhir. Sebab pihaknya masih disibukkan dengan sejumlah regulasi lain yang harus diselesaikan dalam deadline waktu yang sama.

“Belum, nanti akan diinformasikan kapan akan dibahas,” tukasnya.

Untuk diketahui, pada awal tahun anggaran 2020, PDAM Pamekasan kembali mengajukan permohonan PMD sebesar Rp13 miliar pada Pemkab Pamekasan. Permohonan PMD itu dilakukan untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat. (ali/pin)

 

Komentar

News Feed