oleh

Pembangunan Gedung IKM di BangkalanDapat Tambahan Dana Rp21 M

KABARMADURA.ID, Bangkalan -Rencana pembangunan industri kecil menengah (IKM) di area Jembatan Surabaya Madura (Suramadu) mulai ada titik terang. Hal itu terbukti pada tahun 2021 akan dikucurkan dana sebesar Rp21 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan Tamar Djaja mengatakan, pembangunan IKM tinggal menunggu waktu. Pembangunan IKM itu ditargetkan sebagai wujud memajukan usaha kecil menengah.

Dana Alokasi Khusus (DAK) yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan gedung Industri Kecil Menengah (IKM) di kawasan Jembatan Suramadu.

“Tahun 2021 dananya Rp21 miliar dari DAK (dana alokasi khusus),” katanya, Rabu (14/10/2020).

Dikatakan Tamar (sapaan akrabnya), anggaran tersebut nantinya  dipergunakan untuk keseluruhan pembangunan, termasuk sarana dan prasarana di dalamnya. Ditambakannya, jika sumber dana selain dari DAK juga dapat dari dana insentif daerah (DID).

”Anggaran DID digunakan untuk tempat parkir dan tambahan lainnya. Kalau dilihat dari grand design secara keseluruhan, kira-kira akhir tahun 2021 akan bisa ditempati,” harap Tamar.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Fathor Rosi mengatakan,sebelum gedung IKM selesai dan ditempati, dinas terkait harus gencar melakukan pembinaan terhadap para pelaku IKM. Sehingga ketika gedung sudah siap tidak lagi kebingungan sumber daya manusia (SDM).

“Karena kalau masih belum siap, apa yang akan dipasarkan nantinya akan menjadi percuma adanya gedung itu,” ucapnya.

Ditegaskan Rosi, jika pembangunan IKM sangat membantu terhadap perkembangan pelaku UKM. Maka dari itu ia sangat mendukung langkah pemerintah dalam  pembangunan IKM. Ditambah lokasi sangat mendukung dan strategis.

”Disperinaker juga perlu berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM), karena para pelaku selain IKM, terdapat UMKM yang di bawah naungannya,” tukasnya. (km56/mam).

Komentar

News Feed