Pembangunan Irigasi 2021 Tidak Peroleh Kucuran DAK

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) INFRASTRUKTUR: Pembangunan irigasi pada tahun 2021 murni menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp4,2 miliar.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pembangunan infrastruktur irigasi pada tahun 2021 tidak sepeser pun mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Sebab itu, sumber dana untuk pembangunannya pada 2021 murni berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp4,2 miliar.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sistem irigasi Ika Agustina, pembangunan infrastruktur irigasi sudah mencapai seratus persen untuk progress pengerjaan di 23 titik.

“Untuk tahun 2020 ada 52 pembangunan dan rehabilitasi pembangunan saluran irigasi. Sedangkan untuk 2021, pembangunan irigasi yang bersumber dari dana daerah, ada 23 titik,” paparnya, Selasa (30/11/2021).

Ia mengungkapkan, proyek pembangunan irigasi mekanisme pengerjaannya melalui pengadaan langsung (PL), alias tidak ditenderkan. Ia mengklaim, setiap pengerjaannya sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB), sebab pengawasannya langsung oleh konsultan pengawas proyek yang bernilai di bawah Rp200 juta itu.

“Totalnya itu, Rp4,3 miliar untuk yang daerah irigasi, kami targetkan pelaksanaannya 75 hari, jadi terakhir pelaksanaannya memang berakhir pada tanggal 5 November, tapi sebelum 31 Oktober sudah selesai semua,” tuturnya.

Selanjutnya, ia mengutarakan, pihaknya menyeleksi company profile yang dikirimkan pihak rekanan. Apabila memenuhi syarat, akan dikonfirmasi ke pihak rekanan.

“Jika company profile-nya qualified, baru diundang. Jadi yang akan menentukan nati bagian pengadaan,” ujarnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.