oleh

Pembangunan Jalan Wisata Nepa Digerojok Rp4 M

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang, tahun ini menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata hutan kera Nepa, Kecamatan Banyuates.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sampang Hasan Mustofa. Menurut dia, rencana pembangunan akses jalan wisata nepa itu, hingga kini masih proses studi kelayakan, karena itu nantinya, akan membuka jalan baru.

Setelah melakukan studi kelayakan itu, lanjut dia, baru bisa ditentukan terkait trase, kontruksi jalan, lebarnya dan lahan yang harus dibebaskan, serta saluran yang akan dibangun.

Pembangunan jalan itu, dilakukan secara khusus untuk mendorong geliat perekonomian masyarakat dan memajukan sektor wisata di Kota Bahari, mengingat selama ini, untuk menuju wisata Nepa itu, akses yang dilalui masih melewati perkampungan padat penduduk dan tidak memungkinkan dilakukan pelebaran jalan.

“Sudah disediakan Rp4 milar dari APBD 2020, tetapi sampai saat ini masih dilakukan studi kelayakan dulu, sehingga belum diketahui trase dan kontruksinya,” ucap Hasan kepada Kabar Madura, Senin (10/2/2020).

Dilanjutkannya, dalam realisasinya nanti, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, agar pembangunan infrastruktur itu bisa bersinergi dengan pembangunan pariwisata.

Dirinya menjelaskan, setelah tahapan studi kelayakan selesai, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, baru kemudian dilanjutkan ke perencanaan untuk bisa mengetahui kontruksi yang akan digunakan.

“Namun yang jelas pelaksaannya tahun ini,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan, dalam kepemimpinan dirinya akan fokus pada peningkatan pariwisata di wilayah Sampang, sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor wisata. Untuk mendukung langkah itu, mantan anggota DPRD RI itu, getol menggalakkan program pembangunan wisata, termasuk akses jalan menuju hutan kera nepa Kecamatan Banyuates dan sebagainya.

“Tahun ini, kami akan bikin jalan poros sepanjang 12 kilo meter, ini sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam memajukan sektor wisata, meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya. (sub/pin)

Komentar

News Feed