Pembangunan Pasar Kolpajung Buram

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) MENUNGGU: Pembangunan Pasar Kolpajung sampai saat ini belum jelas jadwal realisasinya.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN –Rencana pembangunan Pasar Kolpajung sampai saat ini belum terealisasi. Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Ahmad Sjaifuddin belum bisa memastikan rencana itu terealisasi tahun ini.

“Pembangunan Pasar Kolpajung masih belum ada kejelasan,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Sementara proposal pembangunan Pasar Kolpajung sudah diajukan sejak 2019 lalu. Dana pembangunan itu bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp100 miliar lebih. Kegiatan tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Karena kondisi keuangan negara saat ini masih minim,” ujarnya.

Di sisi lain, anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Moh. Khomarul Wahyudi mengungkapkan, dana transfer pusat ke daerah tahun ini berkurang. Bahkan dana insentif daerah (DID) tahun ini diproyeksikan hanya Rp2 miliar. “Itu dipaparkan Timgar saat rapat dengan Banggar,” ucapnya.

Tahun sebelumnya, DID untuk Pamekasan mencapai Rp20 miliar lebih. Menurut politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu, menurunnya DID tahun ini disebabkan buruknya penilaian Kementerian Keuangan terhadap realisasi dana transfer tahun sebelumnya oleh Pemkab Pamekasan.

Terkait pembangunan Pasar Kolpajung, dia menilai, Pemkab belum berkehendak untuk merealisasikan. Sebab tahun sebelumnya Pemkab sudah mendapat dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN). Namun menurutnya, anggaran itu lebih difokuskan untuk membangun infrastruktur jalan.

“Dana PEN itu kan untuk pemulihan ekonomi, seharusnya lebih difokuskan pada pembangunan sektor perindustrian yang bisa membangkitkan PAD,” ujar Wahyu.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *