Pembangunan PATM Milik Dinas PU SDA Sumenep Belum Bisa Difungsikan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) EMBUNG: Salah satu proyek pemerintah yang fungsinya sering tidak maksimal.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Fungsi proyek pompa air tanpa motor (PATM) di Desa Lebeng Barat Kecamatan Pasongsongan, hingga menjelang akhir tahun 2021 belum bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar. Sebab, proyek yang sudah dikerjakan sejak 2020 itu hingga kini belum selesai.

Proyek yang direncanakan sejak tahun 2019 sempat diresmikan secara simbolik oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Sumenep Chainur Rasyid, yang ditandai dengan peletakan batu prasasti. Tepatnya pada (2/11/2020) lalu.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas PU SDA Sumenep Chainur Rasyid mengakui, proyek pembangunan PATM belum rampung dan belum bisa difungsikan. Saat ini proyek tersebut masih dalam tahap finalisasi. Lantaran proyek yang dianggarkan Rp4,8 miliar itu belum sampai 3 bulan sudah rusak.

“Ya saat ini masih proses penyelesaian, karena dampak bencana bangunan itu rusak,” katanya.

Dia melanjutkan, proyek PATM itu kembali diperbaiki dan ditarget beroperasi tahun ini. Pihaknya belum bisa merinci terkait berapa persen capaian pekerjaan itu, sehingga dia tidak bisa memastikan kapan bisa selesai.

”Tunggu saja, kami kabari nanti, kalau sudah selesai,” ujarnya.

Pihaknya berjanji, hasil pekerjaan yang saat ini tidak bakal sama dengan pekerjaan sebelumnya. Sehingga PATM itu tidak ada persoalan lagi.

Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi mengatakan, mestinya pekerjaan dengan nilai miliaran itu hendaknya sudah dikonsep dengan perencanaan yang matang. Sehingga tidak lagi dalam pekerjaannya memakan waktu yang cukup panjang.

“Masak baru diresmikan sudah rusak. Lalu bilang kena bencana. Padahal mestinya sudah dipertimbangkan kemungkinan itu,” imbuhnya.

Ditegaskan Ramzi, proyek PATM tersebut semestinya sudah selesai dan tuntas ketika sudah diresmikan. Dirinya mendesak rekanan pelaksana proyek segera menyelesaikan proyek tersebut.

”Ini sudah menjelang akhir tahun harusnya bisa selesai, apalagi saat ini hujan mulai turun, nanti mau bilang bencana lagi,” papar dia.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *