Pembangunan Puskesmas Galis Pamekasan Rp2,8 Miliar Janggal

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) BERMASALAH: Realisasi pembangunan Puskesmas Galis dengan anggaran Rp2,8 miliar tidak sesuai dengan spek.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pembangunan Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) Galis mulai menuai masalah. Pekerjaan yang dimenangkan oleh CV. Asian Line itu, terindikasi tidak sesuai spek. Hal ini diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Moh. Komarul Wahyudi, Rabu (8/12/2021).

Menurutnya, indikasi ketidaksesuaian dengan perencanaan pembangunan lantaran nihilnya job mix sebagai acuan untuk pembuatan campuran bahan bangunan. Sedangkan di dalam dokumen perencanaan cukup jelas. Sehingga proyek fisik senilai Rp2,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) harus diperbaiki.

“Temuan ini berdasar hasil inspeksi mendadak (sidak) internal komisi tentang pemberian layanan Puskesmas Galis. Ketika itu, kami tanyak tentang job mix, bilangnya ada di Unira. Makanya kami langsung kesana, nyatanya tidak ada. Kondisi itu, cukup menjadi ketersinggungan kami, karena kami tidak dalam rangka mencari kesalahan pekerjaan,” ujarnya.

Tidak puas dengan temuan ,pada sidak pertama, komisi yang bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan ini kembali melakukan sidak ke dua. Hasil temuannya, minimnya besi yang digunakan dalam pembangunan. Biasanya menggunakan tiga batang besi, malah menggunakan dua batang.

“Kami menekankan bagaimana pengurangan pembesian diperbaiki, tidak semerta-merta pembangunannya, karena ini fasilitas kesehatan untuk masyarakat dan mereka nanti yang akan menerima manfaatnya,” tegasnya.

Sehingga untuk memastikan dua temuan dari adanya pembangunan Puskesmas Galis, pihaknya bersama internal komisi kembali menggelar sidak ke tiga. Alhasil, semua pekerjaan sudah diperbaiki dan sesuai dengan dokumen perencanaan. “Kalau tidak diperbaiki, jelas merugikan masyarakat dan pasti ada temuan kerugian pada penggunaan anggaran,” jelasnya.

Hasil Sidak Komisi IV DPRD Pamekasan

  • Sidak I
    • Nihilnya job mix
    • Yakni, campuran bahan bangunan
  • Sidak II
    • Pengurangan besi
    • Biasanya tiga besi malah menjadi dua besi
  • Sidak III
    • Ada perbaikan dari hasil temuan tersebut

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

 

Tinggalkan Balasan