Pembangunan Rumah Produksi di Desa Bilis-Bilis Pulau Kangean Terancam Lewati

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Kepulauan Sumenep for KM) KEBUT PENGERJAAN: Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumenep ditargetkan menyelesaikan rumah produksi pengerjaan hingga akhir Oktober.

KABARMADURA.ID | SUMENEP  -Pembangunan rumah produksi di Desa Bilis-Bilis Kecamatan Arjasa Pulau Kangean dinilai lamban. Padahal, proyek tersebut ditargetkan akhir Oktober 2021 sudah rampung. Proyek yang dianggarkan Rp2,5 miliar itu terpaksa harus dikebut pengerjaan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan. Pangan dan Peternakan (DKPP) Yan Yan Heryana mangaku harus mengebut pengerjaan proyek tersebut, sebab hampir melibas deadline. “Jika tidak selesai, akan diberi sanksi berupa denda,” katanya, Rabu (13/10/2021).

Ia menyampaikan, pembangunan rumah produksi mesti dikebut sebab sudah dekat dengan musim hujan. Selain itu, saat ini perlu meningkatkan beras dari medium ke premium.      Sementara ini, pengerjaannya masih 45 persen.  “Jadi meskipun saat ini masih dalam proses, pengerjaan siang malam akan dilakukan,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep mengaku sangat kecewa terhadap DKPP Sumenep. Sebab, peningkatan kualitas beras khususnya di kepulauan terkesan terabaikan. “Kami dari awal sudah mewanti-wanti agar pengerjaan rumah produksi cepat dilaksanakan agar beras di kepulauan juga dapat bersaing dengan beras di daratan,” tegasnya.

Menurutnya, DKPP harus tegas pada rekanan untuk mempercepat pengerjaan. Bahkan, jika perlu, putus kontrak perlu dilakukan. Sebab, selama ini semua pengerjaan proyek terbengkalai akibat kelalaian para pekerja. “Pembangunan rumah produksi perlu dipercepat. Selain berdampak pada masyarakat kepulauan, akan berdampak buruk bagi Pemkab,” ucapnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *