Pembatasan Lantas Menyempit ke 5 Titik, Lampu PJU Diminta Dihidupkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MULAI LONGGAR: Pembatasan lalu lintas mulai disempitkan menjadi 5 titik, di lingkaran alun-alun kota Pamekasan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Kabupaten Pamekasan kini berstatus level 2 dalam penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Di level ini, upaya penekanan tingkat mobilitas masyarakat mulai mengalami kelonggaran. Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Pamekasan AKP Deddy Eka A mengatakan, pembatasan lalu lintas kini hanya terjadi di lima titik.

Dia menguraikan, lima titik tersebut yaitu; di Simpang Tiga Jalan Niaga, Simpang Empat Gadin Jalan Diponegoro, Simpang Empat Bappeda Jalan Jokotole, Simpang Tiga Pasar Sore, Simpang Tiga Jalan KH. Agus Salim depan Bakso Goyang Lidah. Sementara proses tracing penumpang di Terminal Barang hingga saat ini masih terus berlangsung.

Mantan Kasat Lantas Polres Sumenep itu menyebutkan, sekitar 20 orang personel polisi diterjunkan setiap malamnya untuk menjaga seluruh titik penyekatan tersebut. Kendati begitu, lampu penerangan jalan umum (PJU) hingga saat ini belum dinyalakan. Menurutnya, hal merupakan instruksi dari pemerintah pusat untuk terus mematikan lampu PJU sebelum kondisi memungkinkan.

“Kita hanya jalankan perintah. Kalau ini terlalu dilonggarkan, khawatir kembali ke level 3 atau 4, semakin lama nanti pengendaliannya,” jelas Deddy.

Di lain pihak, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah mengaku sering menerima laporan dari masyarakat mengenai dampak buruk padamnya lampu PJU. Bahkan, tidak kriminal berupa pencurian kerap kali terjadi selama PPKM lantaran kondisi gelap gulita. Selain itu, juga dikhawatirkan terjadi tindakan mesum di tempat-tempat gelap.

Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan kembali kebijakan pemadaman lampu PJU. Sebab masyarakat sudah sangat mengeluh. Sementara sebagian daerah di Pamekasan sudah ada yang lampu PJU-nya dinyalakan. Namun, penyalaan lampu tersebut tidak merata. Wardah menambahkan, turunnya Pamekasan ke level 2 dalam penerapan PPKM cukup menjadi pertimbangan agar lampu PJU dinyalakan.

“Kami juga melihat kabupaten lain yang levelnya sama dengan kita, mereka sudah menyalakan PJU,” ucap politisi Partai Nasdem itu. (ali/maf)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *