Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Minim Ikut Terdampak Wabah Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SAED) BAYAR: Warga antri menggukan protokol kesehatan untuk.membayar pajak kendaraan bermotor

Kabarmadura.id/Bangkalan– Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperpanjang  kebijakan pembebasan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Sebelumnya yang ditetapkan sejaktanggal  2 April 2020 sampai tanggal  31 Juli 2020,  kini diperpanjang  hingga  tanggal 31 Agustus 2020. Kebijakan perpanjangan tersebut  diberikan kepada pemilik kendaraan pribadi dan badan usaha di tengah Covid-19,

Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Timur juga membebaskan sanksi administratif  Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kebijakan ini diambil guna meringankan beban masyarakat  Se-Jawa Timur di tengah situasi  Covid19.

Bacaan Lainnya

Perpanjangan batas waktu tersebut  tertuang dalam Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/334/KPTS/013/2020 tentang Pemberian Insentif Pajak Daerah Bagi Masyarakat Jatim. Keputusan tersebut juga didukung referensi dari  pemerintah pusat yang juga memberikan perpanjangan pemberian insentif pajak sampai Desember 2020 yang tertuang dalam Permen Keuangan Nomor 86 tahun 2020 tentang Insentif Pajak bagi Wajib Pajak terdampak Pandemi COVID-19.

Disampaikan oleh PDPP Pengolahan Data Pelayanan Perpajakan  KB Samsat Bangkalan  Ari Purnomo menjelaskan bahwasanya pembebasan sanksi administratif kendaraan pajak kendaraan bermotor di tunda.

“Sanksi administratif kemarin sampai bulan Juli akan diperpanjang lagi sampai 31 Agustus 2020,” jelasnya  Senin (10/8/2020)

Pihaknya menyampaikan pembebasan sanksi tersebut guna untuk mempermudah masyarakat sebab di tengah Covid-19 perekenomian masyarakat bisa di katakan menurun.

“Perpanjangan tersebut dengan keadaan Covid19,  guna meringankan masyarakat agar tidak terbebani,  terutama yang terkena PHK, selain itu juga dirasakan oleh  pedagang yang merasakan bahwasannya pembelil berkurang sehingga pemerintah membantu untuk meringankan beban masyarakat saat membayar pajak kendaraan bermotor” jelasnya

Denda pembayaran BPKB, pajak, saat ini mendapatkan diskon sebanyak 5 persen untuk roda 4,  dan 15 persen untuk pengendara sepeda motor.

“Dampak Covid-19 pemerintah membantu masyarakat sehingga  pengendaraan untuk roda 4 mendapatkan  diskon sebesar 5  persen sedangkan  untuk  sepeda motor mendapatkan 15 persen,” paparnya

Pihaknya menuturkan, kedatanagan masyarakat ke kantorsamsat sebagian besar hanya mengganti plat nomor.

“Kebanyakan masyarakat yang datang ka kantor Samsat untuk mengurus perpanjangan pajak setiap 5 tahunan, atau ganti plat, untuk pembayaran pajak yang lain sekarang bisa  melalui online, ” ujarnya

Ditanya jumlah pengendara kendaraan bermotor di tahun ini yang sudah melakukan untuk pmbayaran pajak di tahun 2019 sampai 2020  sampai bulan Juli pihaknya menyampaikan bahwa data tersebut berada di Bappeda Jawa Timur.,” Untuk data tersebut  ada di Bappeda Jawa Timur disini hanya pembayaran saja,” jelasnya

Sementara itu pihaknya menyamapaikan terkait kebijakan pembebasan keterlambatan pembayaran kendaraan bermotor  di kabupaten Bangkalan program tersebut berlaku.

“Terkait program dari Gubernur Jawa Timur pembebasan keterlambatan pembayaran disini berlaku,  kecuali balik nama, ,” jelasnya

Dengan pembebasan keterlambatan tersebut tidak berlaku selamanya sebeb jika ada kendaraan bermotor pajaknya sudah lama mati maka akan dikenakan denda juga.

“Kendaraan yang mati beberapa tahun itu tetap kenakan sanksi sebab peraturan tersebut berlaku sejak adanya Covid19,   kalau denda yang lama tidak membayar  kemungkinan masih terus berjalan,” ungkapnya

Ari menambahkan, walapun adanya program terkait pembebasan tersebut pembayaran pajak kendaraan bermotor di kabupaten Bangkalan masih minim.

“Untuk peningkatan dari tahun tahun sebelumnya tetap berkurang, sebab dalam sehari terkadang masyarakat yang datang mencapai 100 sampai 200 kendaraan bermotor apalagi ditengah Covid-19 tentunya adanya pengurangan,” jelasnya. (sae/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *