Pembayaran Pembangunan Sentra Batik Klampar Belum Lunas, Pemkab: Tunggu Hasil Pemeriksaan BPK!

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Pembangunan gedung baru sentra batik Klampar, Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan yang ditangani PT Haris Tiga Putra sudah selesai dibangun. Pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) tahun 2020 tersebut rampung di Januari tahun 2021.

Namun, proyek senilai Rp4,4 miliar itu belum sepenuhnya terbayarkan. Masih ada Rp800 juta yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kepada PT Tiga Haris Putra.

Bacaan Lainnya

Pelaksana PT Haris Tiga Putra Faisal mengatakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan selaku pengampu kegiatan sudah mencairkan sisa uang yang belum dibayar pada Februari atau Maret. Sembari menunggu proses audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Sampai hari ini, belum ada pembayaran lagi. Menurut informasi yang kami terima, masih menunggu input dokumen pelaksanaan anggaran (DPA). Setelah itu, baru menunggu peraturan bupati (Perbup),” terang Faisal, Minggu (9/5/2021).

Pihaknya berharap, Pemkab Pamekasan menghitung secara matang pembayaran proyek tersebut. Sebab, tidak semua rekanan mempunyai modal lebih untuk membayar semua pekerja.

“Kami merasa bingung tentang informasi yang tak kunjung konkret tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Pamekasan Ahmad Sjaifudin mengatakan, pembayaran selanjutnya masih menunggu proses pemeriksaan dari BPK. Dan, saat ini proses pemeriksaan tersebut sudah selesai.

Namun meski proses pemeriksaan tersebut sudah selesai, dirinya tidak bisa serta-merta mencairkan sisa pembayaran tersebut. Ada tahapan-tahapan lanjutan. Yakni, menunggu tahapan pemeriksaan kedua dari BPK. Selain itu, juga perlu menginput data ke sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) yang sampai saat ini belum rampung.

“Entri data yang harus dibayar sudah masuk. Tapi, masih menunggu finalisasi di badan pengelola keuangan,” imbuhnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir masih belum bisa dimintai keterangan lebih terperinci. Namun, dia mengatakan jika proses input data ke sistem belum selesai.

“Belum,” katanya singkat.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *