Pembebasan Lahan Stadion Tuntas, Wujud Kepedulian Pemkab

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST FOR KM) GEMBIRA: Sejumlah warga pemilik lahan terdampak pembangunan stadion, secara simbolis menerima uang ganti rugi dari Pembab Sampang.

KABARMADURA.ID, Sampang –Harapan Masyarakat Kabupaten Sampang bisa memiliki stadion olahraga mendekati kenyataan. Sebab, proses pembebasan atau ganti rugi lahan untuk pembangunan lapangan sepak bola di Desa Sejati dan Batu Karang Kecamatan Camplong sudah tuntas.

Pada Kamis (12/11/2020), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang resmi menuntaskan proses pengadaan tanah pembangunan lahan stadion secara simbolis kepada warga terdampak, bertempat di Kantor Pemkab setempat.

Proses pembebasan lahan stadion oleh Pemkab Sampang dilakukan secara bertahap, yakni tahap I Rp14,5 miliar seluas 43.776 M2, tahap II Rp10,8 miliar seluas 34.400 M2 dan tahap III Rp8,6 miliar seluas 26.451 M2 dengan total anggaran sebesar Rp33,9 miliar dengan luas mencapai 104.627 M2.

Mantan Kepala Desa (Kades) Batu Karang, Kecamatan Camplong H. Mohammad Suud mengaku, dirinya selaku warga sangat gembira dan patut berterimakasih kepada Pemkab Sampang yang sangat serius dalam menuntaskan pembebasan lahan milik warga yang terdampak rencana pembangunan lapangan sepak bola tersebut.

Bahkan, salah satu bidang tanahnya miliknya juga terdampak pembangunan stadion itu. Dirinya berharap lahannya dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Kota Bahari Kecamatan Camplong Desa Batu Karang dan Sejati.

“Kami sangat berterimakasih dan antusias dengan adanya rencana pembangunan stadion, karena ini sangat dinanti-nanti oleh masyarakat, utamanya warga desa Sejati dan Batu Karang Camplong,” tutur salah seorang tokoh masyarakat di desa Batu Karang Camplong itu kepada awak media.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berjanji, setelah menuntaskan pembayaran pengadaan tanah pembangunan stadion olahraga itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk dilaksanakan pembangunan gedungnya.

Lanjut mantan Anggota DPR RI itu, manakala pemerintah pusat tidak menyiapkan anggaran untuk itu, maka dirinya akan mencari dan bekerjasama dengan pihak ketiga untuk melaksanakan pembangunan stadion yang akan menjadi kebanggan warga Sampang tersebut.

“Untuk pembebasan lahannya, alhamdulillah sudah rampung, kemungkinan pada tahun 2021 mendatang kita carikan anggaran kepada pemerintah pusat atau pihak ketiga untuk disegerakan pembangunannya,” terangnya. (sub/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *