Pembelajaran Daring di Bangkalan Terganjal ITE

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) Bambang Budi Mustika Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Pelaksanaan pembelajaran bagi siswa di Kabupaten Bangkalan, kembali dilakukan secara  daring.  Hanya saja, penerapannya masih terganjal informasi dan transaksi elektronik (ITE) serta sarana dan prasarana (sarpras). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, untuk menanggulanginya sudah melakukan koordinasi terhadap semua sekolah agar melakukan suplai buku. Sehingga, para siswa bisa mendapat tambahan pelajaran yang bisa dipelajari secara mandiri. Mirisnya,  para guru mendatangi rumah siswa untuk mengatasi kendala pembelajaran saat daring.

“Istilahnya belajar berkelompok, cuma tidak ada ijin resmi dari kami, karena kami harus taat aturan ,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, kegiatan kerja kelompok  merupakan inisiatif dari guru. Tujuannya,  agar pembelajaran daring bisa diterima oleh semua siswa. Langkah tersebut, merupakan peran aktif dan kreatifitas para guru.

“Karena pembelajaran daring menimbulkan berbagai kekhawatiran, seperti learning loss pada peserta didik. Hal tersebut mengindikasikan adanya kemunduran perilaku dan karakter yang sudah dibentuk sebelumnya,” tuturnya.

Untuk menghilangkan kekhawatiran tersebut, Bambang menyarankan agar satuan pendidikan perlu mengembalikan berbagai mental anak. Seperti kedisiplinan, kemandirian, hingga berpikir kritis. “Wali murid dan orang tua juga harus berperan aktif demi mendukung pembelajaran daring ini. Agar siswa bisa mengikuti pembelajaran secara maksimal dan guru harus tetap kreatif,” tegasnya. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *